Perempuan Hamil Terkapar di Pinggir Jalan
EVAKUASI - Warga membantu polisi mengevakuasi perempuan tak dikenal yang Sabtu (17) malam tergolek di pinggir sebuah toko di Jalan Ahmad Yani Bandung. Sebelum dievakuasi, wanita tersebut sudah berjam-jam lamanya tegolek di sana. Melolong menahan sakit karena hendak melahirkan.
Sabtu, 17 Mei 2008 | 21:13 WIB

BANDUNG, SABTU - Warga kawasan Kosambi, Jalan Ahmad Yani Kota Bandung mendadak geger pukul 19.30-an tadi. Seorang wanita berusia sekitar 35 tahunan tergolek di pinggir sebuah toko sambil terus memegangi perutnya yaag membuncit. Jeritannya menyayat.

Tak ada yang tahu siapa wanita itu. Warga hanya menyaksikannya dari jauh. Bergumam kasihan, tapi tak tahu harus berbuat apa. Warga sekitar menyebutkan, wanita itu sudah berada di emper toko sejak sekitar pukul 19.00. "Ia sedang hamil tua. Sepertinya mau melahirkan," bisik seorang pedagang yang malam tadi kebetulan masih berjualan di sana.

Pedagang lainnya mengatakan, perempuan yang diduga tunawisma itu baru hari ini terlihat di kawasan Kosambi. "Saya tak tahu ia berasal dari mana. Tapi, kemarin-kemarin ia nggak ada di sini," sebutnya.

Seperti warga lainnya yang tadi ada di sana, wajah pedagang ini juga tampak miris saat perempuan yang sedang ia bicarakan kembali terdengar melolong.

Beruntung, ketika orang-orang yang berkerumun semakin banyak karena jerit dan tangis perempuan malang itu terdengar kian mengiba, sejumlah aparat polisi dari Polsek Sumur Bandung yang kebetulan tengah berpatroli melintas di lokasi.

Melihat kerumunan, polisi memelankan laju kendaraan dan berhenti. Warga bernapas lega saat polisi dengan cepat memutuskan mengevakuasi korban ke RS Bungsu. (arief Permadi, Taufik Ismail)



Sumber : Tribun Jabar
A A A
Ada 7 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
qnooy @ Minggu, 18 Mei 2008 | 03:24 WIB
buat apa orang2 pada kumpul kalo cuma liat doank...
cecylia @ Minggu, 18 Mei 2008 | 01:35 WIB
Kasihan sekali ,bangsa Indonesia sedang dilanda krisis ,, Peduli dengan sesama ,, kenapa tidak seorang pun megambil tindakan semisal telpon polisi / telpon ambulance
andy @ Minggu, 18 Mei 2008 | 00:41 WIB
budaya macam apa ini. apa susahnya bawa ibu ini ke rumah sakit selain cuman bilang kasihan. she's going to give a birth for GOD sake. ckckck..
hendy @ Sabtu, 17 Mei 2008 | 22:50 WIB
inilah potret masyarakat indonesia sekarang.. Loe.. Loe.. Gue.. Gue.. Emang Gue Pikirin.. bayangkan seandainya tidak ada polisi yang lewat..
djun @ Sabtu, 17 Mei 2008 | 22:45 WIB
perempuan hamil tua itu kesakitan sekian lama baru ada yang menolong...inikah pertanda bahwa rasa kepedulian sosial sudah mulai berkurang,ataukah kita terlalu takut untuk menunjukkannya
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile4
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort