Sophan Sophiaan Korban Jalan Rusak
Video
Sabtu, 17 Mei 2008 | 18:05 WIB

NGAWI, SABTU- Kepala Kepolisian Resor Ngawi Ajun Komisaris Besar Eddy Tambunan, Sabtu (17/5), mengatakan telah berulangkali meminta agar Jalan Raya Ngawi-Sragen diperbaiki. Namun perbaikan tidak kunjung dilakukan dan imbasnya kecelakaan sering terjadi, salah satunya yang membuat aktor dan politisi Sophan Sophian meninggal dunia.  

"Angka kecelakaan di Ngawi ini paling tinggi dibandingkan daerah lain di Jawa Timur. Di Ngawi sendiri, hampir semua kecelakaan terjadi di jalur maut Ngawi-Sragen. Ya penyebabnya kondisi jalan yang rusak," ucap Eddy.

Berdasarkan pengamatan Kompas, kondisi Jalan Raya Ngawi-Sragen ini memang buruk. Jalan sepanjang 36 kilometer itu bergelombang dan banyak berlubang. Kondisi jalan yang buruk inilah yang menyebabkan kecelakaan sering terjadi . Padahal jalur ini merupakan salah satu jalur utama dari Jawa Timur ke Jawa Tengah/Yogyakarta.

Salah satu kecelakaan yan g pernah terjadi dan menelan banyak korban diantaranya terjadi pada Jumat (2/5), saat bus menabrak truk. Dua orang meninggal dan 26 luka-luka dalam peristiwa ini.

Sementara itu, melihat ada kecelakaan yang menimpa artis Sophan Sophiaan, Balai Besar V Surabaya Departemen Pekerjaan Umum baru melakukan perbaikan terhadap bagian-bagian jalan yang rusak. "Malam ini , kami langsung perbaiki titik-titik jalan yang berbahaya supaya tidak ada kejadian lagi," kata Yuzid Thoyib, Kepala Balai Besar V Surabaya Departemen Pekerjaan Umum.

Dia melanjutkan, sebetulnya pihaknya telah merencanakan perbaikan Jalan Raya Ngawi-Sragen tahun ini. Namun proses lelang yang lama membuat perbaikan belum bisa dilakukan. "Untuk mencegah kecelakaan terjadi, sebetulnya kami telah pasang rambu lalu lintas yang mengingatkan pengguna jalan berhati-hati," tambahnya.

Jalan Raya Ngawi-Sragen ini sering rusak selain karena dilintasi banyak kendaraan berat juga karena struktur tanahnya termasuk ekspansif. Artinya saat musim kemarau, kondisi tanah itu menurun. Hal ini pula yang membuat jalan bergelombang. (APA)

 


Antonius Ponco A
Sent from my BlackBerry © Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G Network
A A A
Ada 50 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
vicky @ Senin, 19 Mei 2008 | 09:35 WIB
Kalau sudah ad korban baru ada tindakan. Capek deh.... Kemana aja APBD nya om...
ant @ Senin, 19 Mei 2008 | 09:34 WIB
Sayang ya yang jadi korban Sophan Sophian, bukan anggota DPR yang korup. Selamat jalan Sophan Sophian, Tuhan menyediakan tempat yang baik bagi anda di sana.
ENDI @ Minggu, 18 Mei 2008 | 15:11 WIB
Komentar saya sudah di wakili oleh semua yang ada disini...
marga ala @ Minggu, 18 Mei 2008 | 12:38 WIB
bukan rahasia umum lagi kondisi jalan2 disemua daerah rusak ber-lubang2 kaya sumur,herannya kalau ditambal doang gak banyak biayanya alasan tidak ada anggaran tp kl korupsi triliunan bisa,kl udh ada korban lg sibuk,itulah mental bangsaku...
rachma.selviani @ Minggu, 18 Mei 2008 | 11:13 WIB
yup...,,,,negara kita emang begitu kl yg jd korban rakyatnya sendiri g diperbaiki tp kl orang penting baru diperbaiki...,,,seharusnya pejabat2 korup hrs diberantas tuh..,,,selmt tinggal bung sophan..,,,
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile4
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort