Ponsel Porno Siswa SMP Disita Satpol PP
Ilustrasi film porno di ponsel
Sabtu, 17 Mei 2008 | 16:07 WIB


KEDIRI, SABTU - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Kediri, Jawa Timur mengamankan puluhan siswa yang sedang membolos dan beberapa ponsel berisi gambar porno, Sabtu.
     
Para siswa SMP dan SMA itu diciduk dari berbagai arena ketangkasan dan tempat hiburan yang ada di wilayah Pare, Kabupaten Kediri, saat jam pelajaran sekolah berlangsung.
     
Awalnya, petugas berpakaian coklat-coklat itu mendapati dua orang siswa yang sedang asyik bermain "play station" di dalam areal Pujasera Pare. Saat diperiksa, petugas menemukan sebuah ponsel tipe N-3660 milik IT, siswa MA Ma’arif dan sebuah ponsel lagi N-6030 milik Dd, siswa SMP Negeri Kepung. Petugas terpaksa menyita dua ponsel tersebut, lantaran terdapat gambar-gambar porno.
     
Selanjutnya petugas bergeser ke SMK Canda Bhirawa, Pare dan menemukan beberapa ponsel berisi gambar porno. Namun temuan itu langsung diserahkan ke pihak sekolah.
     
Di kafe Grand Bamboo, petugas kembali mendapati 17 siswa SMA dan 22 siswa SMP yang sedang kongkow-kongkow di saat jam pelajaran sedang berlangsung.
     
Puluhan siswa ini langsung diciduk dan diamankan di kantor Koordinator Kecamatan Pare untuk didata lebih lanjut. Kasi Keamanan dan Ketertiban Satpol PP Pemkab Kediri, Agung Noegroho mengemukakan, operasi bersandikan "Operasi Cendekia" itu digelar untuk menjaring siswa nakal yang selama ini sering meresahkan masyarakat umum.
     
"Sudah lama kami mendapat laporan dari masyarakat umum maupun guru mengenai adanya siswa yang berkeliaran di tempat umum dan tempat-tempat hiburan saat jam pelajaran sekolah," katanya.
     
Selain itu, lanjut dia, Operasi Cendekia juga untuk menjaring beberapa ponsel milik siswa sekolah yang di dalamnya terdapat gambar-gambar porno. "Ini merupakan bagian dari tindakan preventif sebelum para siswa itu melakukan perbuatan yang lebih jauh lagi," kata Agung.


ABI
Sumber : ANT
A A A
Ada 9 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
dodol goreng @ Minggu, 18 Mei 2008 | 08:13 WIB
Saya gak mendukung pornografi. Mungkin karena kuangnya edukasi ttg seks, oleh krn itu masyarakat sendiri khususnya remaja hrs mencari sendiri bahan edukasi seks.
al.mustafha @ Minggu, 18 Mei 2008 | 07:00 WIB
Saya sangat mendukung dan memberikan apreasi yang tinggi kepada aparat pemerintah yang masih memiliki kepedulian terhadap nasib anak bangsa, biarpun sebagian masyarakat lain bersikap apatis dan mengganggap kenakalan adalah hal yang biasa. Kenakalan apabila tidak cegah dan ditindak akan menjadi kejahatan. Selamat Pemkab Kediri, daerah lain kapan ya ?
iwan rustamaji @ Sabtu, 17 Mei 2008 | 23:01 WIB
SATPOL PP nya aja ga ada kerjaan,padahal hp nya sendiri juga ada,yg kayak gituan....................
alliq d'jastro @ Sabtu, 17 Mei 2008 | 22:57 WIB
.............maju terussssssssssss........( satpol PP )...........
makhluk bumi @ Sabtu, 17 Mei 2008 | 18:33 WIB
Jangan hanya menyalahkan satu pihak, semua ada sebabnya. Banyak remaja yg tak memiliki kedisplinan diri krn ortu, guru
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile4
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort