
JAKARTA, JUMAT - Markis Kido selalu memiliki kata-kata untuk menguatkan hati adiknya, Pia Zebadiah. Namun ia kehabisankata-kata itu untuk menghibur dirinya.
Semuanya ini dirasakan pemain ganda putera bulutangkis Indonesia ini, sejak ayah mereka, Djumharbey Anwar meninggal dunia,lebih dari 40 hari lalu. Ayah mereka meninggal dunia setelah sempat sakit beberapa lama akibat penyakit jantung yang dideritanya. Markis Kido merupakan anak kedua, sementara Pia Zebadiah anak bungsu pasangan Djumharbey Anwar dan Yul Asteria Zakaria.
"Selama ayah sakit kami memang sangat dekat dengan beliau," katanya. "Begitu pun ayah selalu ingin dekat dengan kami. Semangat hidupnya ebsar sekali. Makanya saat simulasi di Bandung, ia memaksa untuk nonton, meski sudah kami larang."
Djumharbey adalah orang yang sangat mendukung Markis dan Pia menekuni olahraga bulutangkis sebagai hobi dan kemudian profesi "Pada awalnya beliau meminta kami mengikuti olahraga renang. Ketika kami kemudian beralih ke bulutangkis, beliau sangat mendukung."
Baik Kido dan Pia memang berusaha menyenangkan hati ayah mereka yang sedang sakit tersebut. Apalagi hal ini diminta oleh ibu mereka, Yul Asteria zakaria. "AYah sempat meminta dibuatkan kolam di rumah dan bersuaha kami penuhi. Sekarang kolam itu baru selesai."
Sejak ayahnya sakit, Markis mengaku kerap mendapat perasaan buruk tentang kondisi ayahnya. Perasaan ini kemudian sering menghantuinya dan diakuinya mengganggu konsentrasi dalam latihan. "Namun saya dapat melupakannya saat bertanding. Justru saat sedang tidak ada kegiatan hal itu mengganggu sekali, terutama saat harus beristirahat."
Ketika kemudian ayahnya meninggal dunia, Markis mengaku merasa kehilangan sesuatu dalam dirinya. "Saya selalu merasa akan terjadi sesuatu pada ayah dan ternayata benar-benar terjadi."
Sepeninggal ayahnya, Markis mengaku mendapat dua beban. Ia harus mengatasi perasaan kehilangannya itu dan mendampingi adiknya, Pia Zebadiah melalui masa sulit ini. Untuk yang kedua ini, ia melakukannya dengan baik. Pia sempat mengaku karena adanya Markis ia masih mampu mempertahankan motivasi dan semangatnya dalam latihan.
Nyatanya pendampingan dan penghiburan dari Markis ini sangat berpengaruh pada Pia. Di arena Piala Uber 2008 ini, Pia mampu mengalahkan lawan-lawannya dari babak kualifikasi grup hingga di babak semifinal menghadapi tim Jerman. Ia mengalahkan Karin Schnaase 21-7 21-16 dan membawa Indonesia mengalahkan Jerman 3-1 dan lolos ke final Piala Uber menghadapi tim China, Sabtu (17/5).
Usai pertandingan, Pia mengatakan ia dapat emngatasi rasa kehilangan ayahnya karena adanya sosok kakaknya, Markis Kido "Markis selalu mengatakan kita harus melupakan segalanya karena waktu terus berjalan," kata Pia, 19. Anjuran itu membuatnya berusaha menekan kesedihan dan bermain sebaik mungkin.
Namun buat Markis sendiri, rasa kehilangan itu tidak mudah dilupakannya. Ia seperti kehilangan kata-kata untuk memotivasinya melupakan kepedihan dan berpikir untuk masa depan. "Ternyata untuk melakukannya tidak semudah mengucapkannya."
Dalam pertandingan semifinal Piala Thomas menghadapi Korea Selatan, pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan gagal mempersembahkan poin buat tim Indoensia. Mereka dikalahkan pasangan Korea Selatan Jung Jae Sung Jung/Lee Yong Dae Lee dalam rubber-set 19-21 21-18 10-21.
Kekalahan pasangan peringkat satu dunia ini akhirnya memukul tim Indonesia yang harus menyerah 0-3 dari Korea Selatan. Tim negeri ginseng ini lolos ke final untuk menghadapi juara bertahan China, Minggu (18/5).
Markis mengaku tidak habis mengerti mengapa tidak mampu bermain lepas dan melapaskan diri dari tekanan. "Saya butuh sesuatu untuk melepaskan beban pikiran ini. Saya harap menjelang olimpiade ini saya dapat lebih berkonsentrasi." (Tjahjo Sasongko)
LAYANAN BERITA SMS 9858 XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE |
||
Layanan |
Langganan |
Berhenti |
| Berita Politik | REG POL | UNREG POL |
| Berita Metropolitan | REG METRO | UNREG METRO |
| Berita Breaking News | REG BN | UNREG BN |
| Berita Internasional | REG INT | UNREG INT |
| Berita Ekonomi/Bisnis | REG BIS | UNREG BIS |