Warga Mimika Bangun Jalan Padat Karya
Buruknya sarana jalan di pedalaman Pegunungan Jayawijaya, Papua, termasuk di kota Tiom.
Jumat, 16 Mei 2008 | 22:01 WIB

TIMIKA, JUMAT- Warga Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua menyambut program Rencana Strategis Pembangunan Berbasis Kampung (Respek) dari Pemerintah Provinsi Papua.

Kepala Distrik Tembagapura, Yosias Lossu Jumat (16/5), mengatakan, warganya yang berdomisili pada tujuh kampung yaitu Waa, Tsinga, Opitawak, Aroanop, Jagamin, Beanegogom, dan Doligogin telah membangun jalan padat karya di kampung mereka masing-masing dengan dana block grant dari Provinsi Papua, Pemkab Mimika, ditambah dengan bantuan dari Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (LPMAK).

Hingga awal Mei, dana block grant yang telah dialokasikan baru 45 persen di mana setiap kampung masing-masing mendapat alokasi dana sebesar Rp 135 juta. "Rata-rata semua kampung di Distrik Tembagapura memanfaatkan dana Respek untuk membuat jalan padat karya," kata Lossu.

Menurut Lossu, aparat Distrik Tembagapura telah melakukan monitoring ke kampung-kampung untuk mengecek apakah dana Respek telah dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Sedangkan pendistribusian beras raskin di Distrik Tembagapura juga telah dilaksanakan oleh aparat pemerintah setempat. Total raskin yang telah disalurkan sebanyak 46.500 kilogram selama periode Januari-April 2008 dimana setiap kepala keluarga mendapat jatah 15 kilogram per bulan.

Sementara itu di Distrik Jita, warga setempat memanfaatkan dana block grant untuk berbagai program sesuai hasil kesepakatan di tingkat kampung masing-masing. Di Kampung Wenin, warga membuat pagar keliling dari kawat sepanjang 185 meter untuk mencegah ternak babi masuk ke areal Kantor Distrik Jita. Di Noema dan Sempan Timur, warga membuat jalan padat karya sepanjang tiga kilometer dan membeli perahu motor untuk sarana transportasi masyarakat.

Sedangkan di Wapu, warga memanfaatkan dana block grant untuk pembuatan kandang ternak,  membeli mesin perahu motor, pembuatan kebun PKK dan pelatihan menjahit pakaian untuk para kader PKK.

Kepala Distrik Jita, Armin Wakerkwa SPd berharap pengalokasian dana block grant dari Pemprov Papua, Pemkab Mimika dan LPMAK hingga ke kampung-kampung tetap dilanjutkan dan sisa dana block grant yang belum dicairkan secepatnya diproses.

Untuk mendukung program Respek, Pemprov Papua pada tahun 2007 mengalokasikan dana Rp 100 juta ke setiap kampung, ditambah Rp 100 juta dari Pemkab Mimika.Adapun LPMAK juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp 100 juta ke 67 kampung asli di Mimika untuk mendukung program Respek.


msh
Sumber : Antara
A A A
Ada 1 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Lindekime @ Minggu, 18 Mei 2008 | 14:39 WIB
Dana respek ini terlalu di gembar-gemborkan padahal uang Rp 100 jt itu tidak ada apa-apanya dengan kondisi mahalnya harga material bangunan di wilayah Papua apalagi dipedalaman yang transportasinya sangat payah.Sehingga tidak logis jika dana respect dapat mensejahterakan rakyat.
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile8
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort