Laporan wartawan Kompas Wisnu Nugroho A
JAKARTA, JUMAT- Kelompok musik pop manis asal Lampung, Kangen Band, meluncurkan lagu baru yang syairnya dibuat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Hotel Mulia, Jakarta, Jumat (16/5). Lagu baru berjudul Lorong Berujung dibuat Presiden untuk menyambut 100 tahun Kebangkitan Nasional.
Lagu Lorong Berujung yang dinyanyikan Kangen Band dalam ulang tahun kesembilan Rakyat Merdeka. Lagu ini merupakan lagu baru kedua yang diluncurkan ke masyarakat setelah satu album karya SBY berjudul Rinduku Padamu diluncurkan November 2007 yang melibatkan beberapa artis seperti kelompok musik Kerispatih.
Lagu karya SBY terakhir yang diluncurkan berjudul Save Our Planet untuk menyambut KTT Perubahan Iklim di Bali, Desember 2007. Menurut produser album Rinduku Padamu Dharma Oeratmangun, Presiden sudah siap meluncurkan album kedua dengan beberapa lagu baru. Video klip beberapa lagu di album pertama juga telah disiapkan, tinggal menunggu masa tayangnya.
Lagu Lorong Berujung yang dinyanyikan dengan tempo lambat, sendu, dan meninabobokan itu bertutur tentang ajakan bersatu dalam kondisi apapun. Di tengah masa transisi yang panjang saat ini, ada harapan dan ada cahaya di ujung lorong.
Presiden didampingi Ny Ani Yudhoyono yang mengenakan batik berwarna biru menikmati lagu karyanya dinyanyikan.
Dihibur Tukul
Dalam acara itu, tampil juga pelawak Tukul Arwana yang terkenal dengan acara bincang-bincang Empat Mata di televisi. Tukul tampil lepas dan menghibur saat mewawancarai Ketua KPK Antasari Azhar.
Presiden dan Ny Ani sempat tertawa terpingkal-pingkal beberapa kali saat Tukul bertanya dan berdialog dengan Antasari.Tukul misalnya bertanya kenapa KPK memeriksa kado pernikahan Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. Apakah KPK sudah berubah menjadi Komisi Pemeriksa Kado? Hadirin yang masih hangat ingatannya dengan kasus ini terpingkal-pingkal, termasuk Presiden, Ny Ani, dan para pejabat yang hadir.
Dialog dengan Antasari merupakan terjemahan tema ulang tahun Rakyat Merdeka yaitu "Korupsi, No!" Dalam sambutannya Presiden menegaskan kembali pendiriannya. Meskipun ada rintangan dan perlawanan, pemberantasan korupsi harus terus jalan, tidak boleh berhenti. "The show must go on," ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.