Minyak Dunia Tembus 127 Dolar AS
Kesibukan para pialang menjelang bel penutupan transaksi di New York Mercantile Exchange, New York City, 8 Mei 2008.
Jumat, 16 Mei 2008 | 20:49 WIB

NEW YORK, JUMAT - Untuk pertama kalinya, minyak dunia menembus 127 dolar AS per barrel Jumat (16/5) ini. Kontrak pengiriman minyak mentah light sweet untuk bulan Juni mendatang naik 3,31 dolar AS menjadi 127,43 dolar AS per barrel dalam transaksi di bursa komoditas  New York Mercantile Exchange menjelang sore hari di Eropa.

Harga minyak tertinggi sebelumnya adalah 126,98 dolar AS per barrel dalam transaksi Selasa (13/5). Sementara pada transaksi Kamis (15/5) kemarin, harga minyak ditutup pada 124,12 dolar AS per barrel.

Harga minyak dunia terus melonjak Jumat ini setelah beredar sejumlah berita yang menimbulkan sentimen negatif di pasar. Firma manajemen resiko energi AS Cameron Hanover menerangkan kemungkinan berlanjutnya lonjakan harga minyak sehingga berpotensi untuk lebih besar mengguncangkan stabilitas harga komoditas ini.

Fluktuasi nilai dolar AS telah berperan dalam keguncangan harga minyak belakangan. Kalangan investor memandang komoditas minyak dan komoditas lainnya sebagai penahan inflasi di tengah terus merosotnya nilai dolar AS sejak pertengahan tahun 2007. Itu menandakan kemungkinan harga minyak terus meningkat dan sebaliknya nilai dolar AS terus merosot.


JIM
Sumber : AP
A A A
Ada 7 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
joko @ Senin, 19 Mei 2008 | 07:38 WIB
Tuhan memberkati negara kita ini dengan sumber daya alamnya yang melimpah, secara logika mana mungkin kita menjadi negara miskin, hanya saja kita selalu malas dan maunya tergantung negara lain, tidak mandiri ini akibatnya. sudah saatnya kita lakukan sendiri segalanya, mari produksi dan konsumsi sendiri, termasuk minyak bumi. jangan mau ikut2an sama amerika, mereka mau krisis kok kita ikut2an krisis, kalo mereka maju boleh lah kita ikutan maju. bangsa kita jangan mau ambil susahnya
sounne weicak @ Minggu, 18 Mei 2008 | 17:39 WIB
kalau pemerintah dari dulu mau antisipasi,misalny dengan menggarap sendiri blok cepu,pengurangan jumlah kendaraan bermotor,dsb...,tentuny indonesia saat ini tidak perlu terlalu pusing..
chonk @ Minggu, 18 Mei 2008 | 10:47 WIB
sayang negara kita gak bisa mengolah SDA secara maksi.,dan untuk harga minyak mentah wajar aja makin melonjak.,stoknya di perut bumi khan makin abis.,seandainya kita punya SDM yang mumpuni buat ngolah SDA kita sendiri.
riper @ Sabtu, 17 Mei 2008 | 17:00 WIB
Negara penghasil minyak jangan mau untung sendiri dong, pikirkan juga negara lain. Dan pemerintah Indonesia juga harus mulai memakai minyak dalam negri yang kita hasilkan. Ini malah kilang minyak diberikan ke negara lain.Kalo sampe harga minyak 200 dolar AS perbarrel kita akan jadi negara miskin
scorpion @ Jumat, 16 Mei 2008 | 22:59 WIB
sebenarnya harga minyak dunia tidak pernah naik hanya dollar saja yang terlalu lemah berhadapan dengan minyak.
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Advertorial
Kompas Mobile16
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort