Hingga di Atas 125 Dolar AS, Minyak Dunia Terus Melonjak
Jumat, 16 Mei 2008 | 18:30 WIB

NEW YORK, JUMAT - Didorong oleh sejumlah berita yang menimbulkan sentimen negatif di pasar, harga minyak dunia terus meningkat Jumat (16/5) ini. Harga minyak mentah light sweet untuk kontrak pengiriman Juni mendatang di bursa komoditas New York Mercantile Exchange menjelang pertengahan hari di Eropa naik 1,08 dolar AS serta berada pada kisaran 125,20 dolar AS per barrel.

Selama sesi transaksi Kamis (15/5) kemarin, kontrak minyak mentah bulan depan turun hingga 120,75 dolar AS per barrel sebelum kembali naik dan mengakhiri sesi pada 124,12 dolar AS per barrel. Di bursa komoditas  ICE Futures, London, kontrak minyak mentah Brent pada Juli 2008 naik 1,07 dolar AS menjadi 123,70 dolar AS per barrel.

Kamis kemarin, harga minyak melonjak pada saat harga solar di AS naik 3,6 sen hingga mencapai rata-rata harga nasional 1,178 dolar AS per liter.  Pasar juga dikhawatirkan oleh permintaan solar yang tinggi dari China.

Kebutuhan solar meningkat di China yang mencoba mengoperasikan generator pembangkit energi darurat setelah guncangan gempa berkekuatan 7,9 skala Richter memutus aliran listrik di wilayah Negeri Tirai Bambu tersebut. Fluktuasi nilai dolar AS juga telah berdampak ke keguncangan harga minyak dunia. Melemahnya nilai dolar AS berdampak ke beralihnya perhatian investor dari investasi dolar AS ke komoditas minyak.


JIM
Sumber : AP
A A A
Ada 5 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
anto @ Senin, 19 Mei 2008 | 03:40 WIB
apakah pemerintah itu tdk ada pikiran untuk mandiri ya, yg di pikir cuma mau enaknya. terima bersih aja,kakayaan alam kita melimpah tapi kenapa selalu saja kekurangan. kan aneh !gunakan prinsip orang kecil yg pertama untuk kebutuhan sendiri kalau lebih baru dijual. kalau negara yang baik gunakan untuk rakyatnya dulu kalau lebih baru di jual ke negara lain. betul ga....
chonjk @ Minggu, 18 Mei 2008 | 10:37 WIB
SDA boleh berkualitas.,SDM ama fasilitas yang kurang.
Adjie @ Sabtu, 17 Mei 2008 | 16:53 WIB
Sebagai putra daerah Bumi Kalimantan saya turut prihatin dengan kondisi diNegara ini.........tega banget yahh.......Minyak dari Negara sendiri dijual ke Negara lain hanya karena Minyak Indonesia terbaik dari negara laen............Pemerintah kita sendiri sudah buta sama duit kalee ya............padahal dari komoditas yang ada seharusnya rakyat Indonesia ikut merasakan keuntungan,kenyataannya rakyat Indonesia masih banyak yang miskin.............Om-Om Pejabat ga punya malu ya...........Cape deh
nana @ Sabtu, 17 Mei 2008 | 11:41 WIB
itu adalah akibat dr negara adikuasa yg mempermainkan dunia.sekarangs mereka sendiri yg ikutkelabakan.......
ricky @ Jumat, 16 Mei 2008 | 19:17 WIB
Aneh, negara kita kan penghasil minyak juga, emang kemana larinya ya? kan kita gak perlu repot2x subsidi kalo stok kita cukup. Apa pemerintah sengaja mengekspor minyak keluar negeri biar untung tapi anak negeri jadi miskin keran beli minyak impor yg mahal? Ampu...n
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile16
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort