Korban Tewas 50.000, Gempa China Masuki Masa Kritis
Tim SAR China mengevakuasi beberapa orang cidera dari reruntuhan rumah yang roboh di provinsi Dujiangyan, provinsi Sichuan, 14 Mei 2008.
Kamis, 15 Mei 2008 | 19:52 WIB

LUOSHUI TOWN, KAMIS - China memperingatkan korban gempa bumi awal pekan ini yang mengguncang wilayahnya diperkirakan dapat mencapai 50.000 jiwa. Pemerintah China mengajukan permohonan bantuan perlengkapan tim SAR Kamis (15/5) ini pada saat digencarkannya upaya pencarian korban di sejumlah reruntuhan gedung.

Petugas SAR menerobos beberapa jalan utama untuk mencapai episentrum  gempa bumi dengan harapan dapat menemukan korban selamat. Lebih dari 72 jam setelah guncangan gempa menerjang pusat wilayah China, para petugas SAR berupaya keras menerobos gedung-gedung yang roboh untuk menemukan sejumlah jenazah maupun korban selamat yang tertimbun.

Sekitar 10 juta penduduk terkena dampak dari guncangan gempa bumi Senin (12/5) lalu. Di provinsi Sichuan sendiri yang menjadi pusat wilayah gempa bumi, korban tewas telah mencapai 19.500 jiwa.

Rencana Departemen Pertahanan Cina mengerahkan lebih dari 101 helikopter untuk upaya penyelamatan mengisyaratkan kemungkinan akan terus meroketnya jumlah korban tewas mengingat batas waktu untuk menemukan korban selamat akan berakhir. Hampir 26.000 orang masih terkubur di beberapa gedung yang roboh.

Seorang ahli gempa bumi menjelaskan waktu penyelamatan telah semakin pendek. "Dalam waktu 72 jam setelah bencana adalah masa kritis. Umumnya, semakin cepat  upaya penyelamatan mereka yang terkubur, semakin lebih baik," kata insinyur kepala Biro Seismologi Shijiazhuang,  Liang Guiping, kepada TV nasional China, CCTV.

Tidak seluruhnya harapan menemukan korban selamat berakhir. Setelah lebih dari 3 hari terperangkap di bawah reruntuhan, seorang wanita berusia 22 tahun berhasil ditarik keluar dari benaman reruntuhan gedung di Dujiangyan. Perempuan yang tidak disebutkan namanya ini dipenuhi tubuhnya oleh debu.

Wanita tersebut sempat melambaikan tangannya ke arah sorotan televisi nasional dari sebuah celah kecil sebelum tidak lama kemudian dikeluarkan dari reruntuhan. "Saya yakin kalian akan datang untuk menyelamatkanku. Saya dapat bertahan hidup. Saya bahagia," tutur wanita ini ke CCTV.


JIM
Sumber : AP
A A A
Ada 15 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Icha @ Kamis, 22 Mei 2008 | 14:57 WIB
Di China udah sering disiarin klo Indonesia udah ngirim bantuan ke China berupa tenaga medis. Tapi koq masih banyak orang Indonesia sendiri yg punya pikiran jelek ke negaranya, gimana Indonesia bisa maju klo rakyatnya sendiri ngejelekein negaranya. Dukung terus Indonesia! Peace........
ki @ Selasa, 20 Mei 2008 | 16:49 WIB
itu kebiasaan pemerintah indo ya?hanya ngeti menerima tapi ga ngerti memberi? malu dong hanya tau kkn dan korupsi aja................
linu @ Selasa, 20 Mei 2008 | 16:42 WIB
indonesia kena bencana alam china datangkan bantuan dengan segera tapi giliran china kena bencana jangankan bantunan ucapan belangsungkawa pun ga ada?SADAR dong!~!
xing @ Selasa, 20 Mei 2008 | 00:10 WIB
Hari ini pemerintah Indonesia telah mengirimkan tim dokter dan diterbangkan langsung ke China,sebagai upaya bantuan kemanusiaan untuk gempa di China.Ok...Salute buat Indonesia.I love Indonesia.mungkin nantinya kita bisa bentuk satu badan khusus dengan nama Indonesia Disesters Concdern Foundation...ya untuk kita dan negara lain.Peace for Indonesia
taufik @ Senin, 19 Mei 2008 | 13:12 WIB
smoga rakyat china bersabar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile25
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort