



LUOSHUI TOWN, KAMIS - China memperingatkan korban gempa bumi awal pekan ini yang mengguncang wilayahnya diperkirakan dapat mencapai 50.000 jiwa. Pemerintah China mengajukan permohonan bantuan perlengkapan tim SAR Kamis (15/5) ini pada saat digencarkannya upaya pencarian korban di sejumlah reruntuhan gedung.
Petugas SAR menerobos beberapa jalan utama untuk mencapai episentrum gempa bumi dengan harapan dapat menemukan korban selamat. Lebih dari 72 jam setelah guncangan gempa menerjang pusat wilayah China, para petugas SAR berupaya keras menerobos gedung-gedung yang roboh untuk menemukan sejumlah jenazah maupun korban selamat yang tertimbun.
Sekitar 10 juta penduduk terkena dampak dari guncangan gempa bumi Senin (12/5) lalu. Di provinsi Sichuan sendiri yang menjadi pusat wilayah gempa bumi, korban tewas telah mencapai 19.500 jiwa.
Rencana Departemen Pertahanan Cina mengerahkan lebih dari 101 helikopter untuk upaya penyelamatan mengisyaratkan kemungkinan akan terus meroketnya jumlah korban tewas mengingat batas waktu untuk menemukan korban selamat akan berakhir. Hampir 26.000 orang masih terkubur di beberapa gedung yang roboh.
Seorang ahli gempa bumi menjelaskan waktu penyelamatan telah semakin pendek. "Dalam waktu 72 jam setelah bencana adalah masa kritis. Umumnya, semakin cepat upaya penyelamatan mereka yang terkubur, semakin lebih baik," kata insinyur kepala Biro Seismologi Shijiazhuang, Liang Guiping, kepada TV nasional China, CCTV.
Tidak seluruhnya harapan menemukan korban selamat berakhir. Setelah lebih dari 3 hari terperangkap di bawah reruntuhan, seorang wanita berusia 22 tahun berhasil ditarik keluar dari benaman reruntuhan gedung di Dujiangyan. Perempuan yang tidak disebutkan namanya ini dipenuhi tubuhnya oleh debu.
Wanita tersebut sempat melambaikan tangannya ke arah sorotan televisi nasional dari sebuah celah kecil sebelum tidak lama kemudian dikeluarkan dari reruntuhan. "Saya yakin kalian akan datang untuk menyelamatkanku. Saya dapat bertahan hidup. Saya bahagia," tutur wanita ini ke CCTV.
LAYANAN BERITA SMS 9858 XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE |
||
Layanan |
Langganan |
Berhenti |
| Berita Politik | REG POL | UNREG POL |
| Berita Metropolitan | REG METRO | UNREG METRO |
| Berita Breaking News | REG BN | UNREG BN |
| Berita Internasional | REG INT | UNREG INT |
| Berita Ekonomi/Bisnis | REG BIS | UNREG BIS |