Hu Jintao Penyebab Bencana Tahun Ini
Presiden China Hu Jintao (kanan) menerima obor dari atlet Liu Xiang, saat obor itu sampai di Beijing 31 Maret 2008 lalu.
Kamis, 15 Mei 2008 | 16:05 WIB

PEMERINTAH China sejak lama mempersiapkan perhelatan olahraga akbar Olimpiade Beijing 2008. Namun, ada saja gangguan muncul hanya beberapa bulan menjelang hari H, Agustus mendatang.

Mengapa demikian? Bagaimana mengatasinya? Pakar fengsui asal Hongkong, Raymond Lo, punya jawabannya.

Hanya kurang dari empat bulan, China digoyang gelombang demonstrasi dan kerusuhan oleh warga Tibet yang ingin merdeka. Ini diikuti kericuhan saat pawai obor Olimpiade, khususnya di London dan Paris. Juga terjadi kecelakaan kereta api yang menewaskan puluhan orang dan gempa bumi dengan korban puluhan ribu orang.

Lo mencoba menjelaskan beberapa kejadian terakhir berdasarkan astrologi China, yang telah digunakan sejak ribuan tahun lalu. Menurut Lo, bagian dari masalah itu adalah tanggal kelahiran pemimpin China Presiden Hu Jintao dan Perdana Menteri Wen Jiabao. Mereka lahir pada 1942 yang disebut Tahun Kuda, sedangkan 2008 adalah Tahun Tikus dan di sinilah persoalannya.
 
"Orang China percaya pada astrologi binatang. Dalam astrologi binatang, kami tahu bahwa kuda berkelahi dengan tikus. Ini merupakan hal biasa yang diketahui semua orang China. Jadi jika Anda lahir pada Tahun Kuda, karena pertengkaran dengan tikus, Anda akan mengalami tahun penuh cobaan," tutur Lo.

Lo punya solusi. Orang seperti Hu dan Wen sebaiknya mengenakan kalung dengan liontin bergambar atau berbentuk lembu. Alasannya, lembu adalah sahabat tikus. Alasan lain, Tahun Tikus dilambangkan dengan air dan tanah. Menurut Lo, tahun ini air dan tanah merupakan hubungan yang tidak stabil. Lo mengatakan, astrologi dipercaya sejak 4.000 tahun lalu oleh masyarkat China yang tampaknya mulai yakin bahwa 2008 bukan tahun menguntungkan bagi bangsa itu. "Orang awam tidak memahami itu, tetapi jauh di dalam budaya keyakinan itu telah berurat akar," katanya.

Lo meramalkan, ada banyak bencana alam tahun ini yang melanda China. Namun, ia mengisyaratkan bencana itu tidak terjadi selama 8-24 Agustus 2008 (8-8-2008) karena angka delapan adalah angka keberuntungan. "Ini hari baik, hari untuk mencapai prestasi. Tidak ada yang buruk terkait hari itu," kata Lo.

"Ini memang tahun penuh guncangan bagi China. Penanggalan (astrologi) tidak mengatakan apa pun tentang Olimpiade, namun penanggalan menyebut ini tahun bencana tanah dan air. Artinya, bencana alam akan sering terjadi tahun ini," lanjutnya.

Menariknya, sejumlah situs berbahasa China justru menunjuk angka delapan selalu membawa nasib buruk. Misalnya badai salju terjadi pada 25 Januari (1-25) yang kalau dijumlahkan 1+2+5=8. Kemudian kerusuhan Tibet, 14 Maret (3-14), hitungannya 3+1+4=8. Sedangkan gempa terjadi pada 12 Mei (5-12) dengan hitungan 5+1+2=8. Terakhir, gempa itu terjadi 88 hari menjelang Olimpiade yang dibuka pada 8 Agustus 2008. Percaya atau tidak, itulah hitungan orang China.


SAS
Sumber : AP
A A A
Ada 12 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
mumu @ Jumat, 23 Mei 2008 | 16:29 WIB
aya aya wae, hari gini masih percaya gituan, kalau ndak ilmiah ya percayalah sama yang diatas.
Juminten @ Kamis, 22 Mei 2008 | 09:12 WIB
santet , fengshui merupakan hal2 yang bisa kalian percayai ataupun tidak? tergantung masing2 pribadinya....
Christian @ Selasa, 20 Mei 2008 | 06:29 WIB
Kita Bangsa Indonesia percaya Ketuhanan Yang Maha Esa. Diluar itu kita akan hormati , namun tidak akan ditanggapi dan dipercayai.. betul , saudara setanah air ? Biar Tuhan Yang Maha Esa memberkati kita semua dan negara Indonesia.
supriyanto @ Senin, 19 Mei 2008 | 13:18 WIB
Percaya.....................?
pras ex markom @ Minggu, 18 Mei 2008 | 11:49 WIB
capeeeeee deh !
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile62
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort