
Belakangan, kecenderungan untuk memberikan kenang-kenangan pada guru atau wali kelas di sekolah anak ketika kenaikan kelas, makin "mewabah" di masyarakat. Ada orangtua yang memberikan kenang-kenangan ini secara individual, ada pula yang menggunakan cara iuran.
Terkadang, orangtua bahkan memaksakan diri dalam hal ini. Sikap memberi hadiah ini, menurut konsultan pendidikan Emmy Soekresno, seharusnya dilakukan secara hati-hati, agar tidak disalahartikan. Sebab, pada dasarnya, sudah semestinya seorang guru bekerja baik dengan membimbing anak didiknya. Lagipula, untuk pekerjaannya itu mereka sudah mendapatkan imbalan tertentu dari lembaga tempat mereka bekerja.
"Apakah penting memberikan hadiah pada seorang dokter, yang sudah membantu pasiennya menjadi sehat?" Emmy beribarat. Ia menambahkan, pemikiran seperti ini adalah salah satu upaya untuk menghindari adanya guru yang korup, pilih kasih atau tidak tulus mengajar.
Namun, lanjutnya, kalaupun berencana memberi kenang-kenangan, boleh saja. Yang penting, orangtua harus punya niat tulus dalam hal ini, bukan untuk tujuan menyogok guru agar dia memberikan nilai bagus pada anak kita.
"Karena itu, hadiah sebaiknya diberikan saat perpisahan kelas atau penerimaan rapor, di mana orang tidak lagi curiga bahwa orangtua menyogok," papar pendiri sekaligus pemilik Taman Bermain Jerapah Kecil ini.
Soal caranya, daripada diberikan secara individual, Emmy menyarankan untuk memberikannya secara terorganisir. Meski secara kuantitas terbilang banyak, pemberian secara individual biasanya tergolong kurang dari sisi harga dan manfaat. Sementara, hasil iuran bisa dibelikan barang yang mempermudah guru kelas itu mengajarkan pemahaman kepada siswa, misalnya media belajar, paket buku dan sebagainya.
LAYANAN BERITA SMS 9858 XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE |
||
Layanan |
Langganan |
Berhenti |
| Berita Politik | REG POL | UNREG POL |
| Berita Metropolitan | REG METRO | UNREG METRO |
| Berita Breaking News | REG BN | UNREG BN |
| Berita Internasional | REG INT | UNREG INT |
| Berita Ekonomi/Bisnis | REG BIS | UNREG BIS |