
Laporan wartawan Kompas C Windoro AT
JAKARTA, KAMIS - Siswi TK informal, RF (4,5 tahun, bukan 5 tahun seperti diberitakan sebelumnya), ternyata sudah lima kali diperkosa ES (46).
Kasus ini baru terungkap setelah RF diperkosa untuk yang keenam kalinya.Demikian diungkapkan RF dan neneknya, YR (43), kepada wartawan seusai diperiksa di Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara (Polrestro Jakut), Kamis (15/5) pukul 13.15.
"Cucu saya cerita, ternyata dua pekan sebelum kasus terungkap, dia sudah diperkosa lima kali. Pantas belakangan dia suka mengeluh pipisnya sakit," tutur YR. Meski sudah diperkosa enam kali, tidak ada perubahan pada perilaku korban yang menunjukkan ia mengalami trauma. "Enggak. Nggak pernah teriak-teriak atau mimpi buruk. Jadi nakal atau berubah perilakunya," papar YR.
Apa yang disampaikan YR dibenarkan RF dengan berulang kali menganggukkan kepala. Korban tampak tanggap dan ceria menjawab pertanyaan sejumlah wartawan di sebuah warung kaki lima di depan Polrestro Jakut. Bahkan ketika hendak diambil gambarnya oleh salah seorang wartawan televisi, ia berusaha menunjukkan wajahnya.
Tentu saja sang wartawan yang tahu kode etik pers melindungi korban, menghentikan kegiatannya merekam. RF pun diminta wajahnya membelakangi kamera.RF terungkap diperkosa ES, Sabtu (10/5) pukul 11.00, di rumah kontrakan ES, Jalan Angsana RT 01/RW 18, Kelurahan Tugu Utara, Koja, Kapung Beting, Jakut.
Massa yang marah mendengar kasus ini nyaris membakar rumah kontrakan ES. Beruntung, Polsektro Koja tanggap. ES diamankan dan diperiksa. Kini kasusnya ditangani Polrestro Jakut. (WIN)
LAYANAN BERITA SMS 9858 XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE |
||
Layanan |
Langganan |
Berhenti |
| Berita Politik | REG POL | UNREG POL |
| Berita Metropolitan | REG METRO | UNREG METRO |
| Berita Breaking News | REG BN | UNREG BN |
| Berita Internasional | REG INT | UNREG INT |
| Berita Ekonomi/Bisnis | REG BIS | UNREG BIS |