Kak, Saya Nikah Duluan, Ya...
Kamis, 15 Mei 2008 | 11:52 WIB

    Urutan kelahiran terkadang menjadi patokan untuk menentukan siapa yang lebih dulu menikah. Masalahnya, jika Anda sudah siap berumah tangga, sementara kakak tercinta masih betah "bersolo karier", mau tak mau Anda mesti melangkahinya melaju ke pelaminan. Agar langkah Anda mulus, pertimbangkan hal-hal berikut.

DOA RESTU
    Jika mungkin, libatkan kakak Anda dalam proses pengambilan keputusan untuk menikah. Jajaki pendapatnya apabila Anda lebih dulu menikah dibandingkan dirinya. Diskusikan pula hal ini dengan orangtua dan saudara lainnya.

    Utarakan hal-hal yang mendasari keputusan Anda dan pasangan untuk menikah, dan mintalah pengertian dari pihak keluarga. Meskipun keputusan untuk menikah sudah bulat, dengarkan pendapat kakak Anda dan jangan bersikap keras kepala dengan menuntut ia harus bersedia dilangkahi. Ketimbang memaksa, mintalah doa restu darinya supaya pernikahan Anda berjalan lancar.

HADAPI LINGKUNGAN
    Menurut Roslina Verauli, MPsi, psikolog dari RS Pondok Indah Jakarta, saat ini menikah lebih dulu dari saudara yang lebih tua bukan lagi hal yang luar biasa. "Yang dilangkahi juga biasanya sudah tidak menganggap hal ini sebagai masalah besar. Namun, sering kali keruwetan justru datang dari lingkungan. Image buruk kerap melekat pada diri orang yang dilangkahi. Pasalnya, ada stigma bahwa seorang kakak yang ditinggal kawin adiknya akan sulit jodoh," ujarnya.

  Verauli menambahkan, komentar bernada miring yang datang terus-menerus dari lingkungan bisa membuat seseorang merasa tertekan dan kewalahan. "Makanya, dampingi kakak Anda dan bantu dia menghindari komentar yang bisa menjatuhkan dirinya di mata lingkungan," ujar Verauli.

TANYAKAN KEINGINANNYA
    Di beberapa daerah, ada tradisi untuk menyerahkan tanda mata kepada kakak yang akan didahului menikah. Meski Anda tidak fanatik pada adat, tak ada salahnya memberikan semacam kenang-kenangan kepada kakak Anda sebagai tanda cinta sekaligus ucapan terima kasih atas dukungan dan pengertiannya terhadap pernikahan Anda berdua.
Supaya sesuai keinginan, tanyakan dulu barang apa yang diinginkannya. Jika mampu, tak ada salahnya memenuhi permintaannya. Sesekali "menyogok" untuk menyenangkan hati kakak, boleh juga kan?

AJAK TERLIBAT
    Setelah mendapatkan persetujuan dari kakak, libatkan ia dalam merencanakan upacara pernikahan. Misalnya, dengan membantu memilih kartu undangan, ikut mencicipi makanan dan menentukan menu katering, serta menemani survei lokasi acara. Tularkan aura bahagia yang Anda rasakan kepadanya sehingga ia juga turut bersemangat menyambut pernikahan Anda. Dengan ikut "terjun" mengurusi salah satu momen terpenting dalam kehidupan Anda, kakak Anda juga akan merasa menempati posisi penting dan menjadi bagian dalam kehidupan adiknya.

RESEPSI SEDERHANA
    Resepsi pernikahan yang sederhana bisa meredam kesedihan yang mungkin dirasakan kakak Anda karena ditinggal menikah. Selain itu, banyak untungnya juga kok merayakan pernikahan secara bersahaja. Biaya yang keluar lebih sedikit. Anda bisa memanfaatkannya untuk keperluan lain pascaresepsi.

MAK COMBLANG!
    Berita tentang pasangan pengantin yang melangkahi kakaknya pasti sudah beredar santer di antara para tamu yang terbilang kerabat dekat. Bila kakak Anda belum punya gandengan tetap, bantulah ia menyelamatkan diri dari "sasaran tembak" para penggosip iseng, dengan mencarikannya partner kencan untuk menghadiri resepsi pernikahan Anda. Siapa tahu, kencan singkat tersebut berlanjut menjadi hubungan yang lebih serius, dan pada akhirnya kakak Anda bisa menyusul ke penghulu.

JANGAN PAMER
    Status pengantin baru bukan alasan Anda boleh mengabaikan perasaan saudara yang ditinggal menikah. Tunjukkan empati dengan cara tidak mengumbar kemesraan ketika berada di dekatnya. Jangan kesal dulu, hal ini hanya untuk sementara saja kok, sekadar sampai pernikahan Anda lenyap gaungnya. Setelahnya, Anda bebas mengekspresikan kasih sayang kepada pasangan tercinta.

    Ada baiknya pula untuk tinggal terpisah dari orangtua setelah menikah, untuk menjaga perasaan kakak Anda. Bukan hanya itu, tinggal terpisah juga penting bagi kemandirian berdua.

ORANG KETIGA
    Segala langkah dan bujukan sudah dilakukan, namun kakak tersayang tetap enggan dilangkahi? Mungkin Anda perlu bantuan orang ketiga. Bisa dari pihak keluarga besar maupun sahabat dekat kakak Anda. Mintalah pertolongan mereka untuk memberi pengertian kepada kakak Anda, bahwa meski Anda menikah duluan, ia tetap masih berpeluang menemukan kebahagiaan. Tekankan bahwa pernikahan bukanlah ajang kompetisi untuk menentukan siapa yang lebih unggul dibanding saudaranya.


Nayu Novita
A A A
Ada 25 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
tiaz @ Kamis, 21 Agustus 2008 | 13:47 WIB
rencananya sih saya juga akan melangkahi 3 kakak saya, 1 kakak laki2 dan 2 kakak perempuan. pertamanya sih agak takut untuk mengutarakan maksud saya, tapi setelah tahu reaksi mereka baik2 saja ( gak tau lagi sih reaksi yang di dalam hati), akhir nya saya maju terus. Hanya bapak saya yang masih keberatan , meskipun pada dasarnya me restui. Dan apabila sebelum benar2 saat nya saya menikah nanti ( insyaallah tahun depan ) apabila kakak saya sudah ada jodoh maka tetep kakak harus di dahulukan.
jeni @ Kamis, 22 Mei 2008 | 17:46 WIB
dulu gue ikhlas dilangkahi dua adik.krn gue yakin kalo udah ketemu jodoh yang tepat gue juga bakal nikah.Sekarang rumahtangga gue bahagia dgn 3 anak.
agit @ Kamis, 22 Mei 2008 | 10:20 WIB
Aku di langkahin 3 org adikku yg kebetulan perempuan semua. Orang2 pada bilang wah kakaknya susah nikah lagi karna udah di langkahin. Tp teori itu bisa di patahin krn kalo Tuhan menghendaki bulan Agustus nanti aku akan menikah
feliana @ Senin, 19 Mei 2008 | 15:53 WIB
Sblm memutuskan u/ melangkahi kakak difikirkan perasaan kakak terlebih dahulu..bayangkan dulu jika kita sendiri yang mengalami hal tersebut, apa yang terbersit di dalam hati? Apakah timbul rasa kecewa, sedih atau tertekan dan menolak.. jika dalam hati diri sendiri merasakan seperti itu berusahalah untuk mencoba mencegah pernikahan tsb.. dengan menjaga perasaanya (klw jodoh tak kan kemana) tapi jika dalam diri tidak terbersit perasaan kecewa ya.. monggohhh.. tohhh.. tapi ya..apa ga kasihan.. ..
wanita yang tertindas @ Senin, 19 Mei 2008 | 10:19 WIB
Aq juga korban dari ambisi adek yang ingin menikah muda.... HUuuuaAAAA...AAAA....AAAA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile39
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort