Kok, Si Kecil Lebih Lengket Sama Si Mbak?
Rabu, 14 Mei 2008 | 16:45 WIB

    Sedih dan cemburu rasanya hati ini melihat si kecil manja dan lengket dengan pengasuhnya. Bagaimana seharusnya  para ibu bekerja menyikapi situasi ini?

    Faktor anak seringkali menyebabkan ibu bekerja mengalami konflik batin. Selain rasa bersalah karena harus meninggalkan anak di rumah, para ibu pun sering diliputi rasa cemburu melihat kedekatan si kecil dengan baby sitter-nya. Apa yang harus dilakukan orangtua agar kendali pengasuhan tetap ada di tangan mereka?

    Ada beberapa cara agar ibu bekerja sukses menjalankan dua peran tanpa harus merasa "kehilangan" anak.

KOMPAK
    Demi kepentingan buah hati, sebaiknya orangtua dan pengasuh anak menjalin kerjasama yang kompak. Kekompakan antara pengasuh dan orangtua dimaksudkan untuk menghindari aksi saling boikot.

    "Yang dimaksud saling boikot adalah hal-hal yang dilarang  orangtua, tetapi diam-diam diperbolehkan pengasuh, atau sebaliknya, hal-hal yang dilarang pengasuh malah diperbolehkan orangtua," kata psikolog Martina Rini, salah seorang tim penulis di situs e-psikologi.com.

BAGI ILMU
    Tak semua ibu beruntung memiliki pengasuh yang memenuhi kriteria ideal seorang pengasuh; memiliki latar belakang pendidikan cukup, ngemong, serta mematuhi perintah. Jika pengasuh Anda masih "di bawah standar", perkayalah ilmunya. Misalnya, dengan meminta Si Mbak membaca buku atau majalah tentang anak, atau jika perlu bersama-sama menghadiri seminar tentang anak.

    Jangan segan juga untuk bertanya pada Si Mbak, terutama jika ia telah banyak pengalaman. Anggaplah pengasuh sebagai partner dalam mengasuh si kecil, sehingga timbul rasa ketulusan darinya untuk menyayangi Si Kecil.

KUALITAS
    Secara kuantitas Anda memang kurang, karenanya kualitas kedekatan dengan buah hati haruslah ditingkatkan. Caranya bermacam-macam: luangkan waktu untuk berbicara dengan anak setiap hari, bisa lewat telepon atau saat sarapan di pagi hari. Anda juga mengajak Si Kecil pergi berdua saja saat akhir pekan, bisa ke toko buku atau belanja kebutuhan bulanan. Manfaatkan waktu yang ada untuk menjalin ikatan batin dengan anak.

FLEKSIBILITAS
    Idealnya, seorang ibu memiliki pekerjaan dengan waktu yang fleksibel dan memungkinkannya untuk punya waktu lebih banyak dengan keluarga. Jika pekerjaan sekarang belum memungkinkan, cobalah minta pengertian atasan untuk mendapat keleluasaan waktu bekerja. Misalnya, pulang tepat waktu dengan konsekuensi datang lebih awal, atau kemudahan meminta izin jika ada hal penting yang berkaitan dengan Si Kecil. Sehingga, ibu bisa mengusahakan untuk selalu ada di sisi Si Kecil pada saat-saat yang penting.


AN
A A A
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile41
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort