IDB Akan Terbitkan Sukuk Rupiah
Calon nasabah berkonsultasi mengenai produk reksa dana syariah di Kantor HSBC Amanah, Jakarta, Rabu (16/4). Meski relatif baru, produk reksa dana syariah mulai banyak dilirik nasabah sebagai alternatif untuk berinvestasi.
Rabu, 14 Mei 2008 | 13:05 WIB

JAKARTA, RABU - Bank Pembangunan Islam (IDB) menjanjikan penerbitan obligasi syariah (sukuk) dalam denominasi rupiah untuk membiayai proyek-proyek di Indonesia, menyusul telah diterbitkannya Undang-Undang (UU) Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
    
"Beberapa waktu lalu kita sudah bertemu dengan Presiden IDB. Dia mengaku tengah menunggu UU Sukuk. Dia bilang kalau UU Sukuk sudah ada, mereka akan menerbitkan obligasi sukuk dalam mata uang rupiah," kata Direktur Pendanaan Luar Negeri Multilateral Kementerian Negara PPN/Bappenas, Dewo Broto Joko Putranto di Jakarta, Rabu (14/5) sebagaimana dikutip dari Antara.
    
Selama ini, katanya, IDB telah melakukan mekanisme serupa di banyak negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI). "Seperti di Malaysia, mereka sudah menerbitkan dalam denominasi ringgit Malaysia," katanya.
    
Sedangkan untuk investor yang berminat, katanya, bisa saja merupakan investor domestik atau internasional. "Bisa saja orang Timur Tengah karena kan mereka saat ini sedang kelebihan likuiditas," ujar Dewo Broto.
    
Ditanya tentang kemungkinan memperoleh pinjaman program dari IDB, Dewo menjelaskan, hal itu akan sulit dipenuhi mengingat IDB tengah memiliki masalah kecukupan modal (solvency capital).
    
Pemerintah Indonesia berencana menerbitkan SBSN atau sukuk pada 2008 senilai Rp15 triliun.
    
Selain dari Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia (ADB), dan Japan Bank for International Cooperation (JBIC), berdasarkan data Bappenas, Indonesia juga menerima pinjaman proyek dari kreditur multilateral lainnya, termasuk IDB dengan nilai outstanding pinjaman mencapai 411,16 juta dollar AS untuk 17 proyek hingga 31 Desember 2007.

 


XVD
A A A
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile18
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort