
WASHINGTON, RABU - Presiden AS George W Bush mengaku berhenti main golf sejak tahun 2003 untuk menghormati keluarga para tentara AS yang tewas di Irak. "Saya kira bermain golf di saat terjadi perang hanya memberikan sinyal yang keliru," kata Bush dalam wawancara dengan Yahoo! dan majalah Politico.
Bush mengaku, dirinya wajib menununjukkan solidaritas terhadap keluarga para tentara itu. "Saya tidak ingin ibu-ibu yang anaknya baru saja tewas di Irak melihat panglima tertinggi (AS) bermain golf," kata Bush dalam wawancara yang terbit hari Selasa (13/5).
Dia mengemukakan, keputusan berhenti main golf itu terjadi tanggal 19 Agustus 2003. Saat itu terjadi pengeboman markas besar PBB di Baghdad yang menewaskan pejabat tertinggi PBB untuk Irak, Sergio Vieira de Mello. "Saya teringat waktu de Mello, saat itu di PBB, tewas di Baghdad, para pembunuh mencabut nyawa orang baik ini. Saat itu saya sedang bermain golf, kalau tidak salah di Texas tengah, dan saya ditarik dari lapangan golf, lalu saya bilang (main golf) tidak patut lagi," kata Bush.
Permainan golf terakhirnya sebagai presiden adalah pada 13 Oktober 2003, menurut catatan yang dimiliki CBS News. Pada hari pengeboman itu, Bush tidak jadi memukul bola di lubang ke-12 dan segera kembali ke ranch-nya di Crawford, Texas.
LAYANAN BERITA SMS 9858 XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE |
||
Layanan |
Langganan |
Berhenti |
| Berita Politik | REG POL | UNREG POL |
| Berita Metropolitan | REG METRO | UNREG METRO |
| Berita Breaking News | REG BN | UNREG BN |
| Berita Internasional | REG INT | UNREG INT |
| Berita Ekonomi/Bisnis | REG BIS | UNREG BIS |