Demi Korban di Irak, Bush Stop Golf
George W Bush main golf sendirian di halaman Gedung Putih 15 April 2003.
Rabu, 14 Mei 2008 | 12:28 WIB

WASHINGTON, RABU - Presiden AS George W Bush mengaku berhenti main golf sejak tahun 2003 untuk menghormati keluarga para tentara AS  yang tewas di Irak. "Saya kira bermain golf di saat terjadi perang hanya memberikan sinyal yang keliru," kata Bush dalam wawancara dengan Yahoo! dan majalah Politico.

Bush mengaku, dirinya wajib menununjukkan solidaritas terhadap keluarga para tentara itu. "Saya tidak ingin ibu-ibu yang anaknya baru saja tewas di Irak melihat panglima tertinggi (AS) bermain golf," kata Bush dalam wawancara yang terbit hari Selasa (13/5).
    
Dia mengemukakan, keputusan berhenti main golf itu terjadi  tanggal 19 Agustus 2003. Saat itu terjadi pengeboman markas besar PBB di Baghdad yang menewaskan pejabat tertinggi PBB untuk Irak, Sergio Vieira de Mello. "Saya teringat waktu de Mello, saat itu di PBB, tewas di Baghdad, para pembunuh mencabut nyawa orang baik ini. Saat itu saya sedang bermain golf, kalau tidak salah di Texas tengah, dan saya ditarik dari lapangan golf, lalu saya bilang (main golf)  tidak patut lagi," kata Bush.
    
Permainan golf terakhirnya sebagai presiden adalah pada 13 Oktober 2003, menurut catatan yang dimiliki CBS News. Pada hari pengeboman itu, Bush tidak jadi memukul bola di lubang ke-12 dan segera kembali ke ranch-nya di Crawford, Texas.
   


SAS
Sumber : Antara
A A A
Ada 18 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Bush @ Jumat, 16 Mei 2008 | 18:31 WIB
halah,, ga ngaruh bush!! Irak ga bakal merdeka klo lo berhenti maen golf,, dasar manusia goblok rakus penuh ego!!
pamin @ Jumat, 16 Mei 2008 | 15:33 WIB
baru sadar... kemaren kemana aje...!
bambang ramzi @ Jumat, 16 Mei 2008 | 15:29 WIB
Weleh, Bilang aja gimana merubah strategi agar ladang minyaknya lebih cepat dikuasai
bego @ Jumat, 16 Mei 2008 | 10:08 WIB
waduuuhh....bush....udahn napa....ga cape apa nyuruh tentara lu perang mulu..kasian..
mulyadi @ Jumat, 16 Mei 2008 | 09:02 WIB
Mengaku salah sajalah dan mengaku kalah saja, karena semakin diteruskan peperangannya anda akan semakin kalah oh Mr. Bush
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile61
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort