Samiatun-Arif Diterima KPU
Senin, 12 Mei 2008 | 21:28 WIB

SURABAYA, SENIN- Pasangan calon gubernur/wakil gubernur Jawa Timur Hj Samiatun-Arif Darmawan yang didaftarkan PKB Jatim pro-Muhaimin Iskandar, Senin (12/5) malam, akhirnya diterima KPU Jatim. Pendaftaran keduanya diantarkan Sekjen DPP PKB yang juga Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal Lukman Edy, Ketua DPW PKB Jatim pro-Muhaimin, Imam Nahrawi, dan sejumlah pengurus DPC PKB se-Jatim.

Pasangan yang bertitel "Sami Sadar" (Samiatun-Arif Darmawan) itu juga diantarkan pendukung PKB Jatim yang membawa hadrah dengan melantunkan shalawat nabi serta diiringi "pasukan obor" di belakangnya.

Setiba di kantor KPU Jatim, pasangan calon dan pendukungnya diterima lima anggota KPU Jatim yang diketuai Wahyudi Purnomo MPhil, kemudian pasangan calon dipersilahkan untuk menyampaikan pidato dan akhirnya mereka diberi tanda-terima berkas pendaftaran calon.

"Kami sudah menerima pasangan cagub-cawagub Achmady-Suhartono (didukung PKB Jatim pimpinan Hasan Aminudin), karena itu kami juga menerima pasangan cagub-cawagub Samiatun-Arif Darmawan (didukung PKB pimpinan Imam Nahrawi)," kata anggota KPU Jatim Didik Prasetiyono.

Menurut dia, PKB Jatim berhak mendaftarkan calon, karena PKB merupakan partai yang memiliki perolehan suara 15 persen lebih. "Kami tak berhak ikut-ikutan memutuskan soal dualisme, karena kalau ada dualisme, maka kami akan bertanya kepada DPP-nya," katanya.

Bila DPP PKB juga mengalami dualisme, katanya, maka KPU Jatim akan bertanya langsung ke DepkumHAM yang berwenang untuk menentukan keabsahan parpol. "Pendaftaran cagub/cawagub ditutup pada Senin pukul 24.00 WIB, kemudian kami akan langsung rapat," katanya.

Dalam rapat, katanya, juga akan dibahas pula soal dualisme yang dialami PKB Jatim dan PDS Jatim. "Untuk PKB Jatim, kemungkinan akan dikirim utusan ke DepkumHAM dalam waktu secepatnya," katanya.

Ketika diberi kesempatan menyampaikan sambutan, Ketua PKB Jatim Imam Nahrawi menyatakan pihaknya sengaja memilih hari terakhir pendaftaran dan malam hari, karena malam hari merupakan waktu yang baik dan pendaftaran terakhir merupakan injury time.

"Kami mendaftar pada saat injury time, karena kami ingin meniru sepakbola yang diterima KPU di saat injury time, kemudian menang dalam Pilgub dan menjadi gubernur terpilih yang merupakan percontohan bagi provinsi lain dalam soal kepemimpinan," kata anggota DPR RI itu.

Sementara itu, cagub Samiatun tampak berpidato singkat bahwa pihaknya tak mau mengumbar janji dan siap menghadapi tantangan apa pun. Hal yang sama juga dilakukan cawagub Arif Darmawan yang menyatakan siap memperbaiki Jatim dari regulasi, bukan manusia-nya.


RAZ
Sumber : Antara
A A A
Ada 1 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
anwar mochsa @ Sabtu, 24 Mei 2008 | 00:23 WIB
jujur saja... saya nggak kenal sama sekali dengan bapak bapak... ayo segera kenalkan diri... bagaimana orang mau milih... namanya aja baru kedengaran sekarang...
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile256
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort