
JAKARTA,SENIN - Meski dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang sedianya akan diputuskan Pemerintah awal Juni mendatang mengena ke seluruh elemen masyarakat, pemerintah menyadari bahwa masyarakat miskin dan sangat miskin menjadi perhatian utama untuk diselamatkan.
Deputi Bidang Evaluasi Kinerja Pembangunan Nasional Bambang Widhianto mengatakan, jika harga BBM tidak dinaikkan, maka dampak terbesar justru akan mengena kepada masyarakat miskin yang hanya menikmati 7 persen dari total subsidi.
Bambang juga menolak jika dikatakan kebijakan menaikkan harga BBM merupakan upaya penghapusan subsidi BBM. "Meski menaikkan harga BBM, masih ada subsidi. Siapa bilang kita menghilangkan subsidi, kita hanya mengurangi subsidi secara bertahap," ujar Bambang dalam persiapan sosialisasi kenaikan harga BBM di Depkominfo, Senin (12/5).
Bambang juga menolak jika Bantuan Langsung Tunai (BLT) dikatakan hanya akan memperbodoh masyarakat dan membuat mereka malas. "Kita sering dibilang 'jangan memberi ikan, berilah kail' tapi menurut kami, lewat evaluasi BLT di 2005 yang lalu juga, BLT itu merupakan solusi terbaik untuk jangka pendek, meski juga harus pikirkan secara jangka panjang," tambah Bambang.
Bambang mengulas banyak tentang evaluasi BLT 2005 yang disalurkan pemerintah. Mayoritas masyarakat menerima dana pembayaran yang pertama maupun yang kedua secara utuh, masing di atas 90 persen dan di atas 80 persen. "Paling hanya ada potongan sedikit, yang pertama sekitar RP 20.000 dan yang kedua Rp 50.000. Yang melakukan pungutan potongan yang terbanyak itu adalah dusun, ada juga kecamatan bahkan ada BPS juga," ujar Bambang.
Bambang berharap sosialisasi dan komunikasi yang tepat dari pemerintah, yang kali ini dipercayakan kepada Depkominfo, dapat memperkecil penyalahgunaan dan pelanggaran dalam penyaluran BLT.
LAYANAN BERITA SMS 9858 XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE |
||
Layanan |
Langganan |
Berhenti |
| Berita Politik | REG POL | UNREG POL |
| Berita Metropolitan | REG METRO | UNREG METRO |
| Berita Breaking News | REG BN | UNREG BN |
| Berita Internasional | REG INT | UNREG INT |
| Berita Ekonomi/Bisnis | REG BIS | UNREG BIS |