Guru SD Hamili Dua Siswi
Minggu, 11 Mei 2008 | 21:02 WIB

BANJARNEGARA, MINGGU- Shd (23), seorang guru wiyata bakti alias honorer di sebuah SD di Kecamatan Wanadadi, Kabupaten Banjarnegara, Sabtu (10/5), ditahan di Kepolisian Resor Banjarnegara. Ia diduga menghamili dua gadis di bawah umur yang berstatus pelajar SMA di Banjarnegara.

Dua korban itu sebut saja namanya Dahlia (15) dan Cinta. Dahlia kini hamil delapan bulan, sedangkan Cinta hamil tujuh bulan. Kepala Polres Banjarnegara Ajun Komisaris Besar Ermayudi Sumarsono mengatakan, Shd dijerat Pasal satu dan dua Undang-Undang tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

"Saksi-saksi, termasuk kedua korban, masih kami periksa," kata Ermayudi. Sejauh ini, dia belum memberikan informasi mengenai kapan dan bagaimana ceritanya guru SD ini berhasil membujuk dua gadis ABG itu.

 

 


HAN
Share on Facebook
A A A
Ada 10 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Lutfil @ Senin, 12 Mei 2008 | 14:05 WIB
Hukuman buat pelaku itu dikebiri dan diasingkan ditengah-tengah lumpur lapindo aja sampai lumpurnya berhenti
rakyat @ Senin, 12 Mei 2008 | 10:52 WIB
Ini guru apa chewan ya......2 sekaligus.....ck.....bagusnya di apain ya...ya Allah...dunia Mu sudah sedemikian rusaknya.....
bonar sirait @ Senin, 12 Mei 2008 | 09:56 WIB
sedih jadinya kalo dengar berita kayak gni .... yah mudaha-mudah an. ini bukan "penyakit" menular dikalangan dunia pendidikan . " don't try this at your life "
tini @ Senin, 12 Mei 2008 | 09:46 WIB
Sudah seharusnya guru tersebut dihukum paling berat, kalau perlu seumur hidup karena telah merampas masa depan muridnya sendiri... sebagai contoh juga untuk yg lain sehingga setidaknya jera untuk orang yg akan berbuat hal serupa
annie @ Senin, 12 Mei 2008 | 09:45 WIB
astaghfirullah hal adzim.... gila tu guru. baru guru honorer dh belagu..... tanggung jawab tuh kan kasian masa depan tu anak2 dah gelap....
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
4