BBM Naik, Nelayan Kian Terpuruk
Minggu, 11 Mei 2008 | 18:23 WIB

SLAWI, MINGGU- Sejumlah nelayan di Kabupaten dan Kota Tegal, Jawa Tengah, menolak rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Kenaikan harga BBM hanya akan membuat kondisi nelayan kian terpuruk. Pasalnya, tidak ada jaminan bahwa kenaikan harga BBM juga d iikuti kenaikan harga ikan.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tegal, Warnadi, Minggu (11/5), mengatakan, nelayan menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM. Selama ini, mereka sudah terbebani tingginya biaya perbekalan. Selain itu, hasil tangkapan juga ter us menurun, sehingga menyebabkan jarak tempuh semakin jauh.

Dengan adanya kenaikan harga BBM, daya beli masyarakat akan turun, sehingga harga ikan juga turun. Hal itu akan membuat kehidupan nelayan kian terpuruk. Kenaikan harga BBM juga dapat menimbulkan kesulitan usaha pada sejumlah industri, sehingga muncul banyak PHK.

Para buruh yang ter-PHK akan lari menjadi buruh nelayan, sehingga menambah jumlah nelayan. Padahal dengan jumlah nelayan yang ada saat ini, hasil tangkapan sudah sedikit, akibat terjadinya over fishing.

Oleh karena itu, nelayan menolak kenaikan harga BBM, apabila tidak ada jaminan kenaikan harga ikan. Selama ini, pemerintah tidak pernah mengurusi harga ikan. Harga ikan sepenuhnya ditentukan mekanisme lelang di pasar.

Penolakan terhadap rencana kenaikan harga BBM juga disampaikan sejumlah nelayan tradisional di Kelurahan Muarareja, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal. Purwanto (33), nelayan di Kelurahan Muarareja mengatakan, saat ini nelayan sudah tidak mampu menggunakan solar, sehingga terpaksa menggunakan minyak tanah. Apabila harga BBM kembali dinaikkan, mereka akan semakin kesulitan.


WIE
Sent from my BlackBerry © Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G Network
A A A
Ada 5 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
ade @ Minggu, 11 Mei 2008 | 21:47 WIB
TEKNOLOGI YANG MENYESATKAN, inilah bukti bahwa teknologi adalah menyesatkan, semua orang terjebak oleh revolusi industri, HASILNYA BARU SEKARANG DIRASAKAN. KHUSUSNYA NEGARA KONSUMEN....
ade @ Minggu, 11 Mei 2008 | 21:47 WIB
TEKNOLOGI YANG MENYESATKAN, inilah bukti bahwa teknologi adalah menyesatkan, semua orang terjebak oleh revolusi industri, HASILNYA BARU SEKARANG DIRASAKAN. KHUSUSNYA NEGARA KONSUMEN....
ade @ Minggu, 11 Mei 2008 | 21:47 WIB
TEKNOLOGI YANG MENYESATKAN, inilah bukti bahwa teknologi adalah menyesatkan, semua orang terjebak oleh revolusi industri, HASILNYA BARU SEKARANG DIRASAKAN. KHUSUSNYA NEGARA KONSUMEN....
ade @ Minggu, 11 Mei 2008 | 21:47 WIB
TEKNOLOGI YANG MENYESATKAN, inilah bukti bahwa teknologi adalah menyesatkan, semua orang terjebak oleh revolusi industri, HASILNYA BARU SEKARANG DIRASAKAN. KHUSUSNYA NEGARA KONSUMEN....
ade @ Minggu, 11 Mei 2008 | 21:47 WIB
TEKNOLOGI YANG MENYESATKAN, inilah bukti bahwa teknologi adalah menyesatkan, semua orang terjebak oleh revolusi industri, HASILNYA BARU SEKARANG DIRASAKAN. KHUSUSNYA NEGARA KONSUMEN....
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dalam rangka peringatan HUT Proklamasi RI yang ke 63 Presiden Yudhoyono me...
Kompas Mobile4
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort