JAKARTA, JUMAT - Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN) Malkan Amin mengkhawatirkan kurangnya optimalisasi pelaksanaan sejumlah proyek nasional sejumlah daerah karena tergerus dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). "Yah yang tadi misalnya mau mengaspal jalan raya 10 kilometer mungkin dilakukan optimalisasi jadi panjang jalannya tinggal 8,5 kilometer," kata Malkan di Jakarta, Jumat (9/5).
Menurut dia kenaikan harga BBM jelas akan menambah anggaran biaya pelaksanaan proyek dari jumlah anggaran yang telah ditetapkan sebelumnya. "Tapi mau tidak mau proyek yang sudah diketuk harus dilaksanakan. Meskipun saya katakan tadi ada optimalisasi," katanya.
Ditanya akankah kenaikan harga BBM akan memperlambat pelaksanaan proyek nasional? Malkan menjawab biasanya pelaksana proyek apalagi proyek pemerintah akan melaksanakan pembangunan proyek sesuai jadwal. "Tapi tentu saja semua pihak akan menunggu seberapa persen pemerintah menaikkan harga BBM," katanya.
Menyoal kenaikan harga BBM, Malkan mengatakan kebijakan itu sudah tepat. "Sebab kalau tidak memang subsidi akan membengkak. Sebenarnya yang nikmati dari kenaikan BBM ini rakyat kecil karena, BBM subsidi selama ini yang pakai kan masyarakat menengah ke atas misalnya premium untuk mobil pribadi. Jadi ini beri rasa keadilan ke masyarakat kecil," katanya. (Persda Network/aco)