
JAKARTA,JUMAT - Belanja saham investor asing kembali menahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), sesi Jumat (9/5) pagi, dari sentimen negatif dari dalam negeri dan regional.
IHSG ditutup naik tipis 0,016 poin ke posisi 2.376,949 serta Jakarta Islamic Index (JII) meningkat 1,336 poin (0,31 persen) menjadi 438,508. Sementara indeks Kompas100 berakhir turun 0,502 poin (0,08 persen) ke level 595,144 serta indeks LQ45 melemah 0,423 poin (0,08) menjadi 509,100.
Analis Riset PT Valbury Asia Securities Krisna Dwi Setiawan seperti dikutip Antara, mengatakan, masih terus masuknya dana investor asing ke pasar masih akan menahan indeks dari sentimen negatif tekanan inflasi dari dalam negeri maupun turunnya bursa regional. "Walaupun kenaikan BBM ini dikhawatirkan akan memicu inflasi yang tinggi, investor melihat ada kepastian pemerintah terhadap anggaran belanjanya," jelasnya.
Pada perdagangan Jumat pagi ini, posisi beli asing mencapai Rp 227,726 miliar dibanding posisi jual senilai Rp 1216,389 miliar. Perdagangan sesi pagi didominasi 102 saham naik dibanding 49 saham turun serta 63 saham stagnan. Dengan volume mencapai 1,856 miliar saham senilai Rp 1,838 triliun dari 38.981 kali transaksi.
Saham yang menguat antara lain AALI naik Rp 200 ke Rp 24.650 TLKM naik Rp 100 ke Rp 8.600. Sedang Saham-saham yang turun antara lain ITMG turun Rp 500 ke Rp 24.900. INCO turun Rp 50 ke 6.550.ISAT turun Rp 100 ke Rp 6.200.
Kondisi di atas telah menahan sentimen negatif dari turunnya beberapa bursa saham di kawasan Asia, seperti bursa Tokyo dengan indeks Nikkei 225 yang melemah 127,58 poin atau 0,91 persen ke posisi 13.815,67, bursa Hongkong dengan indeks Hang Seng turun 411,72 poin atau 1,62 persen ke level 25.038,06 dan bursa Singapura dengan indeks Straits Times terkoreksi 9,97 poin atau 0,31 persen menjadi 3.161,90.
LAYANAN BERITA SMS 9858 XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE |
||
Layanan |
Langganan |
Berhenti |
| Berita Politik | REG POL | UNREG POL |
| Berita Metropolitan | REG METRO | UNREG METRO |
| Berita Breaking News | REG BN | UNREG BN |
| Berita Internasional | REG INT | UNREG INT |
| Berita Ekonomi/Bisnis | REG BIS | UNREG BIS |