Bill Gates di Mata Yudhoyono
Pendiri Microsoft yang merupakan salah satu orang terkaya di dunia, Bill Gates, memberikan kuliah umum betema Presidential Lecture Featuring Bill Gates di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Jumat (9/5). Acara yang digelar Kadin Indonesia ini dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan dihadiri sekitar 2500 orang peserta, terdiri dari para CEO, anggora DPR, pejabat pemerintah, perwakilan asosiasi bisnis, LSM, para rektor, dan mahasiswa dari 45 perguruan tinggi serta mitra pelanggan Microsoft. Fikria Hidayat (FIA) 09-05-2008
Jumat, 9 Mei 2008 | 11:36 WIB

JAKARTA, JUMAT - Komputer yang saat ini tidak lagi menjadi barang asing telah membuat setiap orang pasti mengenal pencipta peranti lunak ini, yakni Bill Gates.
    
Warga Amerika Serikat yang pernah menduduki posisi orang terkaya di dunia itu ternyata mempunyai kesan tersendiri di mata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam pidato sambutannya pada "Presidential Lectures" di Balai Sidang Jakarta, Jumat (9/5), Presiden menyatakan terkesan dengan penampilan Gates yang tidak menua.
    
"Saya sangat senang bertemu lagi dengan Gates. Terakhir saya bertemu dua tahun yang lalu dan heran, ia tidak bertambah tua dalam dua tahun," ujar Presiden dalam bahasa Inggris. Presiden pertama kali bertemu dengan Gates saat berkunjung ke kantor pusat Microsoft di Seattle, Amerika Serikat, tahun 2007.
    
"Saat itu saya sangat terkesan dengan sifatnya yang rendah hati. Ia sangat berenergi dan tentu sangat memiliki visi," tutur Presiden. Namun, yang paling mengesankan Presiden adalah intelektualitas, inovasi, dan kreativitas yang telah membuat Gates masuk dalam jajaran orang terkaya di dunia melalui penemuan piranti lunaknya. Gates, dinilai Presiden, sebagai orang yang dapat membaca perkembangan teknologi di masa depan dan dapat melihat manfaat teknologi untuk manusia.
    
Saat mengunjungi kantor Microsoft di AS, Presiden mengatakan terkesan dan bangga dengan banyaknya warga Indonesia yang bekerja di sana. "Mereka semua masih muda, dinamis, cerdas, dan optimis dengan masa depannya," ujarnya.
     
Presiden menambahkan, saat itu para WNI yang ia temui mengatakan mereka semua suatu hari akan pulang dan "menularkan " ilmu mereka kepada masyarakat Indonesia. "Untuk itu saya harap Gates memastikan bahwa mereka semua akan pulang," ujar Presiden yang diikuti tawa sekitar 2.500 peserta kulian umum.
    
Presiden mengatakan, Indonesia mengharapkan kelanjutan kerja sama yang baik dengan Microsoft untuk menyebarluaskan penggunaan teknologi informasi (TI) di Indonesia.
    
Gates yang hadir mengenakan batik bernuansa coklat itu memberikan kuliah umum tanpa teks selama 45 menit yang berjudul "The Second Digital Decades. Kehadiran Gates di Indonesia selama dua hari, 8-9 Mei 2008, merupakan kunjungan balasannya atas kedatangan Presiden Yudhoyono ke kantor pusat Microsoft di  Amerika Serikat pada 2007.


MBK
Sumber : Antara
Nilai 4.67 A A A
Ada 13 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
syakhruddin @ Minggu, 6 Juli 2008 | 23:09 WIB
Tak tahu komputer, lebih baik pulang saja ke kampung abadi, he he e
pemudmiskin @ Minggu, 29 Juni 2008 | 18:30 WIB
mohon pak bil gate jangan mengadakan razia software microsoft kepada pemuda dan rakyat miskin seperti kami ini. terima kasih pak
Ernie @ Minggu, 29 Juni 2008 | 08:04 WIB
Saya setuju dengan Pak Presiden, memang begitulah seharusnya kita sebagai penerus bangsa, terus berkarya memajukan bangsa, bukannya terus menuntut aja.
Bilyet @ Sabtu, 28 Juni 2008 | 13:47 WIB
Aneh ya... koq masih aja ada yang mikirin sekolah gratis, kalo gue sih maunya sekolah murah. Wah kalo gratis, bisa2x terjadi korupsi lagi donk, atau malah mendidik masyarakat untuk malas bekerja.
yamada @ Sabtu, 7 Juni 2008 | 20:49 WIB
Secara umum sekolah diIndonesia ,Negeri,...terlebih sekolah Swasta,bukan untuk kemajuan bangsa tapi memperkaya yayasan dengan lebih cepat...!
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile1
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort