Cara Praktis Membuat Rumah Usaha
Plang usaha tidak perlu terlalu besar, yang penting efektif.
Jumat, 9 Mei 2008 | 08:24 WIB

Berawal dari sering merancang baju sang mertua, akhirnya Anita membuka usaha mendesain pakaian wanita. Menantu dari pemain sinetron Ida Kusumah ini memang lulusan sekolah desain Susan Budiharjo. Setelah lulus, Anita mulai merancang baju-baju untuk Ida Kusumah, dan hasil rancangan yang dikenakan sang mertua itu banyak disukai teman-teman sesama artis. Akhirnya, berkat dukungan dari sang mertua, pada tahun 2003 Anita mulai membuka jasa menjahit di Serpong.

Selain menerima jahitan, Anita juga melayani jasa konsultasi bagi orang yang masih bingung dengan baju yang akan dikenakan pada suatu acara. Untuk itulah Anita memerlukan ruangan yang luas untuk menerima tamu atau pelanggannya. Langganannya kini sudah cukup banyak; tapi kadang-kadang mereka lebih suka Anita yang datang ke rumah mereka untuk mengukur dan mengepas baju.

Memindahkan Dapur, Membongkar Kamar
Rumah yang terletak di Villa Melati Mas ini, awalnya memiliki dua kamar tidur dan dapur yang terletak di bagian depan rumah. Susunan ruangan seperti ini membuat Anita tidak leluasa mengerjakan pekerjaannya. Oleh karena itu dia memutuskan untuk merombak rumahnya, dari dua kamar mejadi satu kamar. Selain itu, dapur yang terletak di depan dipindahkan ke bagian belakang.

Ruangan bekas kamar tidur ini digunakan Anita sebagai ruangan untuk mendesain dan berkonsultasi dengan pelanggannya. Agar ruangan tak terlihat penuh dan berantakan, Anita hanya meletakkan sebuah meja kaca dan dua buah kursi. Di kanan-kirinya terdapat contoh-contoh pakaian rancangannya.

Ruangan yang awalnya dapur kini dimanfaatkan untuk menerima tamu sekaligus memajang karya-karyanya yang merupakan pesanan kliennya. Biasanya karya yang dipajang di sini adalah karya yang unik dan tidak biasa.

Memanfaatkan Tanah Sisa
Jumlah pekerja yang kini dimiliki oleh Anita lebih kurang 15 orang, termasuk tukang jahit dan tukang bordir. Namun, mereka masih bekerja di tempat yang terpisah dari rumah Anita. Ini karena rumah sang perancang saat ini belum memungkinkan untuk dipakai sebagai workshop.

Karena itu, ke depannya Anita ingin memanfaatkan tanah sisa yang cukup luas di rumahnya menjadi sebuah workshop. Sehingga jika ada pesanan, Anita tak perlu lagi repot membawanya ke workshop yang terpisah dari rumahnya.(lia)

FOTO: SIS
LOKASI: TALYSA GRIYA BUSANA, MELATI MAS RESIDENCE, SERPONG



Nilai 4 A A A
Ada 3 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
lucy @ Rabu, 25 Juni 2008 | 20:26 WIB
wah...lumayan repot klu tmpt usaha
Noni @ Jumat, 9 Mei 2008 | 09:50 WIB
Alamatnya dimana yah?
dwinta sukma @ Jumat, 9 Mei 2008 | 08:42 WIB
yah..mudah2an dengan baca berita ini saya punya inisiatif untuk menciptakan lap.kerja
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile47
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort