Axis Tak Takut Disebut Kartu Setan
Erik Aas Presiden Direktur bersama Edward Anwar Head of Sales & Distribution AXIS memperlihatakan kartu perdana AXIS saat peluncuran operator GSM tersebut di Jakarta, Rabu (23/4). Pemegang saham operator AXIS adalah Saudi Telecom Company dari Arab Sauzi dan Maxis Comumunication dari Malaysia, memulai beroperasi di tiga wilayah yaitu Jawa Timur,Jawa Barat dan Jabotabek.
Artikel Terkait:
Kamis, 8 Mei 2008 | 16:26 WIB

JAKARTA, KAMIS - Sebelum akhirnya merebak menjadi sms santet dan telepon setan di sejumlah kota di Sumatera, isu ilmu hitam di jaringan seluler bermula dari informasi miring mengenai Axis, layanan seluler yang baru diluncurkan Natrindo Telepon Seluler (NTS) ahir Maret lalu. Informasi yang menyebar melalui forum diskusi di internet dan blog menyebut Axis sebagai kartu setan. Bahkan, informasi yang meresahkan tersebut mulai merambah dari SMS ke SMS.

"Pi jangan pki axis. Ktnya axis di blk jd sixa n di luncr ke dari gereja setan/anti kristus. N klu ada yg pki ntar di siksa setan," demikian cuplikan SMS yang dikirimkan seorang anak kepada bapaknya. Di Lhoksuemawe dan Palembang, nama Axis sudah tidak muncul, namun berkembang menjadi SMS yang lebih meresahkan yakni informasi mengenai panggilan dari telepon setan yang dapat membunuh penerimanya.

Dengan adanya penyebaran SMS yang menyudutkan ini, pihak penyedia Axis mengaku tak terlalu khawatir dengan merebaknya isu tersebut. Pernyataan resmi untuk menanggapi penyebaran informasi yang menyudutkan tersebut juga tak akan dikeluarkan.

"Kita sih melihat ini sebagai hoax saja karena benar-benar nggak mendasar. Bahkan ada yang mengait-ngaitkan dengan 666 theory, padahal nomor Axis sama sekali tidak berhubungan," ujar Anita Avianty, Head of Corporate Communication Natrindo Telepon Seluler saat dihubungi Kamis (8/5) sore. Nomor pengguna Axis menggunakan prefix 0838 bukan 0866 atau 0666.

Menyikapi hal ini, Anita malah senang. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan perhatian masyarakat yang antusias terhadap Axis. Di sejumlah blog, misalnya di maseko.com, kabar miring tersebut memang menjadi pembicaraan hangat. Dari 296 komentar sampai Kamis (8/5) pukul  16.15 WIB, diskusi bahkan sampai membicarakan layanan Axis itu sendiri.

Meski demikian, pihaknya tidak akan membiarkan informasi yang tidak benar itu makin menyebar ke masyarakat. Anita berencana mengklarifikasi informasi-informasi yang tidak benar tersebut lewat blog-blog yang memuat kabar tersebut.


WAH
Ada 46 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
ekop7 @ Rabu, 14 Mei 2008 | 11:11 WIB
Hmmm hi ni bukan iklan, tapi gw kebeneran pake kartu axis,nonya 083829 bla2 nah gw dah pake dari 1 april kemaren, dan saran gw ke semua pengguna teknologi selular logis aja yah,kalo anda mengalami sakit setelah denger gosip berarti anda tersugesti ama hoax/spam ato semua itu, tapi kalo anda sehat aja, nah berarti anda betul2 berpikir positif,tapi kalo anda sakit juga berarti ada sakit betulan
Eddy @ Selasa, 13 Mei 2008 | 13:10 WIB
SMS Setannnnn......???? SETAN yg baru belajar pake hp kale ....(*_*)
gila @ Senin, 12 Mei 2008 | 15:18 WIB
gila tenaaaaaaan, negara amburadol...bikin resah sms SETAN.........LAGE
dila @ Senin, 12 Mei 2008 | 13:01 WIB
AXIS kartu setan.....yg laen kale!!! axis nggak (*_*) klo pngen nyaingin,murahin jga donk tarifnya...ya khan!!!
Lilavati @ Senin, 12 Mei 2008 | 10:54 WIB
Waduh....kok jd gni ya???pdahal itu kan cuma berita agar qt g pake kartu axis aj....udahlah cpek jdina,kalo setan punya hp,berarti dukun2 gak ad gunanya dunk....kan qt bisa smsn ma mrk......ad yang tau no alm.alda and alm.adi firmansyah ga????spa tau qt bsa smsn....he he he........gosib murahan , gajebo....
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
    No Latest
    No Populer
Kompas Mobile114
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS
No FORUM Data

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort