Komputer Pemkab Akan Diganti Laptop
Rabu, 7 Mei 2008 | 18:19 WIB

 

BANTUL, RABU - Untuk menghemat pemakaian listrik, Pemerintah Kabupaten Bantul berencana mengganti seluruh komputer di tiap instansi dengan laptop. Dengan memakai laptop pemakaian listrik diharapkan berkurang karena alat ini menyerap listrik lebih sedikit dibandingkan komputer desktop.

"Saat ini kami sedang mendata jumlah komputer yang dimiliki tiap dinas atau instansi. Setelah terkumpul semua, lalu akan dihitung estimasi biayanya. Kalau jumlahnya besar, pengadaannya akan dilakukan bertahap," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Gendut Sudarta, Rabu (7/5).

Menurut Gendut, penggunaan komputer desktop membuat rekening listrik Pemkab Bantul terus membengkak. Rekening listrik Pemkab Bantul per bulan berkisar Rp 300 juta. "Banyak yang menyalakan komputer untuk hal-hal yang tidak perlu seperti main game. Kalaupun tidak, komputer dibiarkan terus menyala padahal tidak digunakan. Inilah yang membuat boros listrik," katanya.

Penggantian komputer ke laptop, lanjut Gendut, butuh konsekuensi pengamanan ekstra ketat karena laptop mudah dicuri. Hal ini menjadi tanggung jawab tiap-tiap unit, agar mereka lebih berhati-hati.

Selain komputer, pemborosan juga terjadi pada mesin air dan lampu-lampu penerang ruangan. Untuk lampu dan mesin air, pemkab Bantul akan terus mengimbau untuk mematikan yang tidak perlu. Apalagi, Bupati Idham Samawi sudah menegaskan akan mengurangi anggaran rekening listrik sebesar 20 persen pada tahun 2009.

Pemkab Bantul sebenarnya sudah sering mengimbau tiap instansi untuk menghemat penggunaan listrik. Namun langkah itu tidak membuahkan hasil. Para pegawai tetap boros energi, karena mereka tidak dikenai sanksi apa-apa. "Namun jika anggarannya dipotong, mereka dipaksa untuk hemat karena bila rekeningnya membengkak merekalah yang akan menanggung," kata Idham. (ENY)  

 

 


ENY
Sent from my BlackBerry © Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G Network
A A A
Ada 6 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
nurul @ Kamis, 8 Mei 2008 | 16:31 WIB
wah bagus tuh dan patut ditiru pemkab lainnya
mas jeki @ Rabu, 7 Mei 2008 | 19:56 WIB
Sebenarnya permasalahannya sudah jelas, boros listriknya karena komputer digunakan buat hal2 yang tidak perlu seperti main game, dibiarkan tetap hidup walaupun tidak digunakan. Kemudian pemborosan pada mesin air dan lampu2. Kalau mau rekening listrik tidak bengkak ya efisiensi pemakaian alat2 elektronik tsb. bukannya ganti komputer PC dengan laptop yang harganya mahal apalagi dengan resikonya yang mudah dicuri dibanding PC. Pengamanan ekstra ketat? kayaknya hanya dibibir saja, lha wong efisiensi listrik saja ndak bisa. Menyimak berita ini kelihatannya pemkab Bantul hanya terkesan ingin bergaya. Ingat dong rakyat Bantul masih banyak yang rekoso hidupnya, jangan hambur2kan uang rakyat untuk hal2 yang tidak perlu.
klopo @ Rabu, 7 Mei 2008 | 19:47 WIB
dipikir laptop harganya murah! daripada ganti ke laptop... ganti aja monitornya ke LCD 15" yang 1.1jtan itu jg dah lumayan hemat listrik. ah... ada 2 aja proyek mereka
Djody @ Rabu, 7 Mei 2008 | 19:15 WIB
sebelum membeli laptop lebih baik pikirkan dulu masyarakat dari pada mementingkan diri pribadi lebih baik kepentingan bersama
kotadigital.com @ Rabu, 7 Mei 2008 | 18:59 WIB
Laptop juga bisa buat maen game pak...kecuali beliin laptop eec yang mumer
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile4
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort