
JAKARTA, RABU-Menjelang kenaikan harga bahan bakar minyak, sejumlah daerah telah memulai aksi unjuk rasa. Aksi ini diperkirakan akan terus terjadi hingga beberapa minggu ke depan, terutama yang dilakukan para mahasiswa.
Dari pantauan Kompas.com, sepanjang hari ini terjadi unjuk rasa di Makassar, Solo, dan Balikpapan. DI Solo, unjuk rasa dilakukan Forum Bersama BEM se-UNS, KAMMI, HMI, dan BEM Politama. Di Makassar, aksi dilakukan Universitas Islam Negeri Alauddin dan Universitas Negeri Makassar (UNM). Sementara di Balikpapan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Mahasiswa berpendapat, kenaikan harga BBM akan semakin menyengsarakan masyarakat, terutama warga tidak mampu. Mereka mempertanyakan kenapa bukan gaji pejabat dan anggota dewan saja yang dipotong untuk menyelamatkan APBN. "Gaji pejabat dan anggota dewan setiap tahun naik, sementara direksi BUMN menerima tantiem yang luar biasa besar setiap tahun sehingga mereka semakin kaya dan rakyat semakin miskin," ujar Rudiansyah, koordinator mahasiswa UNM.
Di Jakarta, aksi menolak kenaikan BBM belum begitu marak. Diperkirakan, aksi unjuk rasa akan semakin sering terjadi menjelang kenaikan harga BBM yang akan diberlakukan 1 Juni mendatang.(ROY)
LAYANAN BERITA SMS 9858 XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE |
||
Layanan |
Langganan |
Berhenti |
| Berita Politik | REG POL | UNREG POL |
| Berita Metropolitan | REG METRO | UNREG METRO |
| Berita Breaking News | REG BN | UNREG BN |
| Berita Internasional | REG INT | UNREG INT |
| Berita Ekonomi/Bisnis | REG BIS | UNREG BIS |