Karyawan Bandara Hasanuddin Mulai Mogok Kerja
ilustrasi pesawat
Video
Rabu, 7 Mei 2008 | 07:30 WIB

 

Laporan wartawan Kompas Aryo Wisanggeni G

MAKASSAR, RABU - Para karyawan PT Angkasa Pura I di Bandara Hasanuddin memulai mogok kerja, Rabu (7/5). Mogok karyawan itu terkait tuntutan penyesuaian gaji

Serikat Pekerja PT (Persero) Angkasa Pura I.Para karyawan yang mogok tetap masuk kerja, namun tidak melakukan pekerjaan mereka. Jumlah karyawan yang mengikuti mogok kerja masih sulit diperkirakan, karena para karyawan yang mogok berpencar.

Sebagian karyawan yang mogok berkumpul di Posko Mogok Kerja di jalan masuk terminal penumpang.Hingga berita ini diturunkan pukul 08.14 WITA, aktivitas di terminal keberangkatan masih relatif normal. Akan tetapi sejumlah prajurit TNI AU disiapkan untuk sewaktu-waktu mengambil alih operasional bandara yang ditinggalkan karyawan.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Serikat Pekerja PT (Persero) Angkasa Pura Bandara Hasanuddin, Hiras Sitompul, menjamin mogok kerja yang dilakukan tidak akan membahayakan para pengguna jasa bandara. "Penumpang yang tiba di Makassar akan tetap dilayani, karena itu menyangkut keselamatan mereka. Karyawan yang bekerja di bagian administratif diharapkan menjadi garis depan mogok kerja ini," kata Sitompul.(ROW)


ROW
Share on Facebook
A A A
Ada 2 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
mayko @ Rabu, 7 Mei 2008 | 12:44 WIB
wahai para karyawan angkasa pura semestinya anda bersyukur masih memperoleh pekerjaan dan pendapatan yang layak,,,coba anda lihat disekeliling anda masih banyak orang2 yg membutuhkan pekerjaan !! dan sebelum anda menuntut hak lakukan kewajiban anda yg terbaik dulu yaitu memberikan service kepada para calon penumpang......
pinia @ Rabu, 7 Mei 2008 | 08:50 WIB
knp bangsa kita ini jadi seneng mogok2 kerja dan unjuk rasa saya sarankan pemerintah ambil tindakan yg tegas untuk memberhentikan saja pegawai yg mogok kerja.juga masih banyak orang yg membutuhkan pekerjaan jadi ganti saja pegawai yg mogok kerja.
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
6