BALIKPAPAN, SELASA - Pensiunan pegawai Angkasa Pura I yang tergabung dalam Persatuan Wredatama Angkasa Pura I (PWAP), mendukung aksi mogok bersama yang akan dilakukan oleh Serikat Pekerja Angkasa Pura I (SPAP), Cabang Bandara Sepinggan Balikpapan, besok (Rabu, 7/5).
Mereka terutama mendukung dua poin yang menjadi tuntutan dalam mogok kerta SPAP I itu, yakni soal tunjangan kesehatan dan tunjangan hari tua.
"Kami ini seperti ampas saja, habis manis sepah di buang. Coba kesehatan kami ini diperhatikan. Masak mau berobat ke dokter saja bingung mencari uang," kata Martinus Suratmin, seorang PWAP saat berkunjung ke posko mogok kerja SPAP I, di depan kantor administrasi AP I Bandara Sepinggan, Selasa (6/5).
Menurutnya, langkah yang dilakukan SPAP I ini sudah tepat, dan ia berharap agar direksi segera mengambil kebijakan sesuai yang diminta karyawan. M Jaffar, Ketua PWAP juga mengatakan hal yang sama. Mantan karyawan AP I yang kini berprofesi sebagai tukang tambal ban ini juga mengharapkan kenaikan gaji pokok karyawan AP I.
"Setidaknya gaji pokok karyawan Angkasa Pura ini disesuaikan dengan Pengaturan Penggajian Pegawai Negeri Sipil," kata Jaffar, yang posisinya terakhir sebagai Airport Duty Manajer (ADM) di Bandara Sepinggan. (Tribun Kaltim/Joni Kusworo)