
GRESIK, SELASA - Ribuan buruh dari wilayah Wringinanom, Driyorejo, Menganti, Kebomas, dan Manyar Kabupaten Gresik Selasa (6/5) berunjuk rasa memperingati hari buruh sedunia yang jatuh 1 Mei. Unjuk rasa diwarnai kericuhan saat penyisiran ke sejumlah pabrik untuk mengajak buruh pabrik yang didatangi berunjuk rasa seperti di PT Bangun Sarana Baja Jalan Mayjen Sungkono dan PT Karunia Alam Segar di Jalan Raya Roomo Manyar. Sejumlah jalur lalu lintas di jalan utama Gresik juga macet akibat iring-iringan pengunjuk rasa.
Sebelum memulai unjuk rasa ke kantor DPRD Gresik di Jalan KH Wahid Hasyim buruh terkonsentrasi di tiga titik yakni Jalan Raya Menganti untuk wilayah Gresik selatan, pabrik mie instan PT Karunia Alam Segar di Jalan Raya Roomo Manyar untuk Gresik utara dan Jalan Mayjend Sungkono dan Dharmo Sugondo untuk Gresik kota. Unjuk rasa diawali sweeping (penyisiran) ke sejumlah pabrik untuk mengajak buruh pabrik yang ditangi berunjuk rasa mulai pukul 07.00.
Iring-iringan buruh yang berunjuk rasa memadati jalan raya memacetkan arus lalu lintas. Di Jalan Raya Roomo Manyar di depan PT Karunia Alam Segar buruh menutup jalan sekitar 10 menit sehingga membuat lalu lintas macet sepanjang 1 kilometer. Begitu juga ir ing-iringan buruh di Jalan Veteran-Dr Wahidin Sudirohusodo-Jalan Panglima Sudirman-pahlawan hingga alun-alun memacetkan lalu lintas. Arus lalu lintas dialihkan ke arah alun-alun dan pelabuhan sempat dialihkan lewat depan makam Maulana Malik Ibrahim.
Kondisi tersebut dikeluhkan pengguna jalan dan sopir angkutan kota. Pengemudi mobil sempat marah-marah saat terjebak kemacetan di alun-alun Gresik bersamaan dengan datangnya ribuan buruh menggunakan truk dan sepeda motor. "Ngene ki tambah apes penumpang sepi, ditambahi macet pisan (Kalau begini bertambah apes, sudah penumpang sepi macet lagi)," gerutu sopir angkutan.
Sementara aksi menyisir sejumlah pabrik untuk mengajak buruh pabrik yang didatangi berunjuk rasa menimbulkan kericuhan. Penyisiran di pabrik mie instan PT Karunia Alam Segar di Roomo Manyar sempat memanas. Mereka memaksa memasuki pabrik untuk menjemput bu ruh pabrik mie instan berunjuk rasa.
Ribuan buruh berusaha menerobos dan menjebol pintu masuk pabrik Mie Sedaap PT Karunia Alam Segar. Semula pihak perusahaan tidak mengizinkan buruhnya ikut unjuk rasa. Jumlah personel keamanan yang hanya sekitar seratusan tidak sebanding dengan jumlah buruh yang mencapai ribuan.
Petugas keamanan dari sekuriti pabrik dan pasukan cegah tangkal dari kepolisian wilayah kota besar Surabaya, dan TNI semula menghalangi mereka masuk sehingga terjadi aksi dorong-mendorong. Manajemen PT Karunia Alam Segar akhirnya mengizinkan 200 perwakila n buruh ikut unjuk rasa untuk mengantisipasi agar ribuan buruh dari luar tidak memaksa menerobos masuk pabrik. Kericuhan juga terjadi di PT Bangun Sarana Baja antara buruh dan sekuriti.
Akhirnya buruh yang berunjuk rasa tiba di DPRD Gresik pukul 11.30. Saat unjuk rasa di DPRD Gresik pengunjuk rasa membakar ban mobil bekas dan menggelar aksi teaterikal happening art. Perwakilan dari setiap elemen buruh berorasi dari atas truk. Mereka juga menyelingi unjuk rasa dengan alunan musik dangdut. Untuk pengamanan unjuk rasa dikerahkan sekitar 800 personel gabungan polisi, TNI, satuan polisi pamong praja. Selain itu juga disiagakan water canon dan anjing pelacak dari unit satwa (K9) Kepolian Daerah Jawa Timur.
Buruh intinya menuntut agar tenaga kerja kontrak atau outsourcing ditiadakan dan menolak perusahaan yang anti terhadap serikat pekerja. Subari menuturkan Serikat Bersama Serikat Pekerja/Serikat Buruh se-Gresik menuntut penegakan aturan hukum ketenagakerja an, dan realasasi janji DPRD Gresik Mei 2007 untuk membentuk perda inisiatif penghapusan outsourcing. "Selain itu kami menuntut pengusaha yang menghalangi kebebasan berserikat dan tidak mengikutsertakan buruh dalam program jaminan sosial tenaga kerja ditin dak tegas," kata Subari.
Unjuk rasa diakhiri pukul 14.30 setelah Wakil Ketua DPRD Gresik Syamsul Muarif membacakan hasil pertemuan Komisi D dengan perwakilan buruh. Rencananya tim yang terdiri dari perwakilan buruh, dinas tenaga kerja dan bagian hukum pemkab Gresik, DPRD Gresik, kejaksaan negeri Gresik, kepolisian resor Gresik pada 15 Mei mendatang membahas realisasi janji DPRD pada peringatan hari buruh 1 Mei tahun lalu mengenai penegakan hukum ketenagakerjaan di Gresik dan perda inisiatif soal penghapusan tenaga kerja kontrak (o utsourcing).
LAYANAN BERITA SMS 9858 XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE |
||
Layanan |
Langganan |
Berhenti |
| Berita Politik | REG POL | UNREG POL |
| Berita Metropolitan | REG METRO | UNREG METRO |
| Berita Breaking News | REG BN | UNREG BN |
| Berita Internasional | REG INT | UNREG INT |
| Berita Ekonomi/Bisnis | REG BIS | UNREG BIS |