
JAKARTA, SENIN - Meski sesuai kodrat diciptakan tanpa sayap, mimpi manusia untuk bisa terbang tak ada habisnya. Naik pesawat tidak cukup, helikopter juga masih kurang. Kini, dikembangkan helikopter punggung yang siap dipakai setiap saat untuk terbang solo.
Alat yang diberi nama Libelula ini tengah dikembangkan sebuah perusahaan di Meksiko bernama Technologia Aeroespacial Mexicana (TAM). Helikopter punggung ini menggunakan dua tabung berisi bahan bakar hidrogen, sebuah baling-baling, rangka serat karbon, dan tidak menggunakan rotor yang biasanya diletakkan di bagian ekor. Sebagai gantinya, roket berukuran kecil diletakkan di ujung baling-baling untuk menggantikan rotor pemutar baling-baling yang tidak mungkin dipasang di tubuh manusia.
Bagian paling menarik pada helikopter ini adalah tak membutuhkan rotor ekor karena tidak membutuhkan tenaga putaran. Jadi, hanya dengan baling-baling sederhana, ia dapat terbang sebagai helikopter paling ringan, mudah, dan aman diterbangkan.
Tapi, jangan senang dulu karena alat tersebut baru sebatas ide desain. Meski demikian, TAM telah berpengalaman memproduksi berbagai jenis roket berbahan bakar peroksida, mesin jet, kursi lontar, dan roket sepeda.
Apalagi, TAM mengklaim dapat mengembangkan sendiri sebagian besar komponen yang dibutuhkan. Kebanyakan komponen sama dengan yang digunakan pada kursi lontar. Jadi, tinggal menunggu waktu kapan Libelula akan terbang. Tunggu saja!
LAYANAN BERITA SMS 9858 XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE |
||
Layanan |
Langganan |
Berhenti |
| Berita Politik | REG POL | UNREG POL |
| Berita Metropolitan | REG METRO | UNREG METRO |
| Berita Breaking News | REG BN | UNREG BN |
| Berita Internasional | REG INT | UNREG INT |
| Berita Ekonomi/Bisnis | REG BIS | UNREG BIS |