TANGERANG, SABTU - Diduga hanya karena mendengar suaminya mengigau memanggil nama wanita idaman lain, Yanti (28), seorang wanita yang baru empat hari melahirkan, nekat membakar diri di depan suami dan anaknya.
Peristiwa ini terjadi di rumah kontrakan mereka di Jl SMP Mabad, Gang Sewu RT 05 RW 05, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Ciputat, Tangerang, Banten, Jumat (2/5) sekitar pukul 04.00.
Hingga Jumat malam, Yanti masih dirawat intensif di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati, Jakarta Selatan. Yanti sudah tersadar, namun kondisi wajah, kulit dada, serta tangannya melepuh.
Robert Siahaan (23), suami Yanti, menuturkan, Jumat tengah malam itu dirinya dan Yanti sudah tertidur di rumah kontrakan mereka. Sopir angkot 08 jurusan Lebak Bulus-Bintaro ini baru pulang dari menarik angkot. "Saya enggak tahu apa-apa, namanya lagi tidur, tahu-tahu saya bangun, dia (Yanti) sudah terbakar wajah dan dadanya," ujarnya. Karena panik, Robert terlebih dulu menyelamatkan bayinya yang belum diberinya nama itu. Ia kemudian berlari ke kamar mandi mengambil air untuk memadamkan api yang membakar wajah dan dada istrinya.
Menurut Robert, istrinya nekat membakar diri karena rasa cemburu. Menurut Yanti, saat tidur Robert berkali-kali memanggil nama perempuan lain. Saat itu Yanti terbangun untuk menyusui anaknya.
Terusik rasa cemburu, hati Yanti panas. Perempuan asal Garut, Jawa Barat, itu bergegas ke dapur mengambil minyak tanah dan menyiramkan ke wajah dan tubuhnya. Yanti kemudian kembali ke kamar dan menyulut tubuhnya dengan korek api. "Saya kaget. Saya lihat ternyata dia (Yanti) sudah terbakar di wajah dan sekitar dadanya," kata Robert.
Saat menolong istrinya, Robert berteriak meminta tolong warga. Namun, saat itu tidak ada warga yang datang. Robert juga bingung harus membawa istrinya ke mana karena dia tidak memiliki cukup uang untuk membawa Yanti ke rumah sakit.
Tetangga baru mengetahui insiden itu sekitar pukul 07.00. Yanti akhirnya dilarikan ke RSUP Fatmawati sekitar pukul 08.00 menggunakan mobil Ketua RT Oka Kartini Dewa. "Baru jam 08.00 ada yang lapor, katanya ada warga ramai-ramai melihat istri bakar diri, lalu cepat-cepat kita bawa ke rumah sakit," tutur Oka.
Robert dan Yanti baru tinggal selama sekitar sebulan di rumah kontrakan itu. Ny Oka bahkan mengaku baru mengetahui nama pasangan itu. Ia mengatakan, tidak ada warga yang mengetahui persis kejadian tersebut. "Yang tahu ya mereka berdua, apalagi mereka buka pintu rumah sudah pagi," tuturnya.
Di perjalanan ke rumah sakit, lanjut Robert, Yanti sempat meminta maaf atas perilakunya yang sangat cemburu kepada Robert. Sebaliknya, Robert mengatakan kepada Yanti, apa yang diomongkan saat tidur itu hanyalah igauan, bukan yang sesungguhnya.
Menurut Robert, sebelumnya Yanti pernah menikah dengan tiga pria dan mempunyai tiga anak. "Dia dulu jualan minuman di Tanah Abang, ya namanya juga anak jalanan, dapatnya sama anak jalanan juga," kata Robert menceritakan kisah cintanya dengan Yanti.
Sedangkan Nur, tetangga Robert, mengungkapkan hal berbeda. Menurutnya, Yanti baru pulang ke rumah sekitar pukul 02.30, sementara Robert sudah berada di rumah sejak malam hari. "Dia (Yanti) bilang baru pulang dari Terminal Lebak Bulus," tuturnya.
Sejumlah tetangga mengaku kurang percaya dengan penuturan Robert. Pasalnya, sehari-hari Yanti berperilaku baik dan bukan tipe pencemburu. Sementara Yanti tidak bisa memberi keterangan apa pun. (wartakota)