Wagub Imbau May Day Tanpa Bom Molotov
Selasa, 29 April 2008 | 17:22 WIB

JAKARTA, SELASA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto mengimbau masyarakat untuk tidak berlaku anarkis dalam dua hari perayaan Hari Buruh Sedunia atau yang biasa disebut May Day di Jakarta, menyusul laporan Badan Intelijen mengenai isu-isu pembuatan bom molotov menjelang perayaan May Day.

"Dari data intelijen ternyata ada upaya membuat alat-alat untuk kurang bagus (berbahaya), seperti molotov. Saya selaku wagub mengimbau jangan itu digunakan, itu tidak ada manfaatnya," ujar Prijanto seusai Rapat Muspida DKI Jakarta mengenai antisipasi pemprov dan Polda dua hari mendatang di Jakarta, Selasa (29/4).

Menurut Prijanto, kabar itu memang baru berkembang dari mulut ke mulut dan masih tergolong A-1, versi Badan Intelijen. Artinya, belum ada sumber yang jelas dan gambaran kejadiannya. "Tapi yang pasti, baru membuat saja dan ketahuan polisi pasti sudah bertindak," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Polda Metro Jaya Irjen Adang Firman mengatakan, tindakan hukum yang akan diambil Polda tidak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. "Tahun lalu yang sweeping ke pabrik ngajak demo dan itu kita tindak, mereka divonis. Yang merusak pagar kena hukuman. Sekarang, kalau mereka anarkis akan tetap diproses," tukas Adang.

Adang mengatakan, Polda tidak ingin kecolongan. Oleh karena itu, Polda akan mengerahkan lebih kurang 10.000 personel dan akan bekerja sama dengan TNI dan Tramtib hingga mencapai 15.000 personel per hari. Tanpa mau menyebutkan jumlah massa yang akan berunjuk rasa yang dilaporkan ke Polda, Adang menyebut serikat-serikat yang akan turun di jalan mengadakan unjuk rasa dan aksi damai, antara lain Serikat Pekerja Nasional, Asosiasi Pekerja Indonesia, Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektronik dan Mesin, dan Gabungan Buruh Mandiri.


LIN
Sent from my BlackBerry © Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G Network
A A A
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile87
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort