Wanita Lebih Seru Ngomongin Seks?
Selasa, 29 April 2008 | 09:56 WIB

Ternyata wanita lebih seru bila bergunjing soal seks. Mereka bisa "mengobral" segala canda jorok, bahkan yang menyerempet soal ranjang milik pribadi sekalipun.

Menurut penelitian yang dilakukan Prof.Michael Cain dari Harvard University (2001) kata "cerewet" memang lebih identik dengan wanita dibanding pria. Ini karena dilihat dari struktur otak yang berhubungan dengan bahasa, kemampuan berbahasa wanita lebih baik dibanding pria. Mungkin ini juga yang menyebabkan kenapa wanita lebih baik dari pria. Mungkin ini juga yang menyebabkan kenapa wanita lebih sering bergosip dan pria lebih senang bicara sedikit.

Kemampuan berbahasa yang "cerewet" ini pada akhirnya menyeret wanita untuk mampu bergosip sepanjang waktu. Dalam segala objek apa pun, termasuk soal seks. Bukan berarti pria tak suka bergunjing soal seks, lo. Tapi umumnya mereka lebih suka mengomentari fisik tubuh bintang film atau fantasi liar yang diimpikannya. Sangat jarang mereka mengobral tentang rahasia kehidupan seksnya sendiri. Apalagi kehidupan seks bersama istri.

Saat mengobrol soal seks, wanita lebih suka menggunjingkannya dengan sesama wanita. Semakin seru, semakin asyik. Coba perhatikan, jika ada pria menyelinap di antara mereka, pasti obrolan itu langsung berhenti atau berganti topik. Malukah wanita itu? Ini bukan berkaitan soal etis maupun tidak etis. Tapi pada wanita, seperti halnya pada pria, bergunjing soal seks di saat ada lawan jenis sama saja dengan membuka rahasia pribadi kepada lawan jenis.

Pada umumnya baik pria maupun wanita, lebih suka membicarakan soal seks dengan sesama jenisnya karena dianggap lebih aman tanpa tudingan menjadi "sex maniac" atau "sexaholic". Mereka malu dianggap oleh lawan jenisnya sebagai orang yang tergila-gila pada urusan seks ataupun mendewakan seks.



Share on Facebook
Nilai 3.25 A A A
Ada 11 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
zanu @ Rabu, 15 Oktober 2008 | 10:47 WIB
selingkuh masles bgt kurang kerjaan aja, love u always mom
dulmanja @ Minggu, 14 September 2008 | 13:43 WIB
yaa..iyalaaah!!!
studi @ Senin, 5 Mei 2008 | 16:57 WIB
Emang.......!!!
kms syarifuddin @ Senin, 5 Mei 2008 | 16:25 WIB
Cerita sex pun tidak akan terjadi bila mana sama2x tdk akan mengalaminya,karena sama2x akan meng alami akhirnya cerita pun akan sama,sangat manu siawi bila menurut pandangan saya,perlu kita sada ri yg penting menceritakan harus yang sama2x sdh dewasa agar sama dalam pemahamannya,ok
Nee @ Minggu, 4 Mei 2008 | 10:55 WIB
hee--heee. cwox gitu juga kaleee! malah sex-nya yang mengarah ke vulgar,kan?
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Advertorial
41