Car Free Day Tak Berlaku Bagi Wapres
Minggu, 27 April 2008 | 09:02 WIB

JAKARTA, MINGGU - Pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor atau car free day di ruas Jalan Sudirman - Thamrin Minggu (27/4) pagi ini, ternyata tidak berlaku bagi rombongan kendaraan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Ketika mengikuti rombongan kegiatan gerak jalan Hari Kekayaan Intelektual (HAKI) sedunia ke-delapan, sekitar sembilan kendaraan berkapasitas mesin besar melintas untuk mengawal Wapres.

Kendaraan pengawal dan satu unit mobil polisi berada di depan rombongan Jusuf Kalla. Sementara mobil lainnya seperti mobil dinas RI-2, Jeep Mercy, mobil rescue dan mobil pengawal berada di belakang rombongan tersebut. Selain Wapres, dalam rombongan tersebut terlihat Menteri Perdagangan Marie Elka Pangestu, Gubernur DKI Fauzi Bowo, Walikota Jakarta Pusat Sylviana Murni dan para pejabat yang lain. (SONORA/YUMAR)



Share on Facebook
Nilai 8 A A A
Ada 36 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Mrs.Manur Tambunan @ Senin, 21 Juli 2008 | 20:35 WIB
harap berita kompas di kirim ke email adres saya seperti di atass terima kasih
Anton Sulisthio @ Senin, 28 April 2008 | 13:29 WIB
itulah pejabat, boro-boro memperhatikan rakyatnya. makin berkuasa makin suka dilayani. satu-satunya yang diberikan dengan iklas ke rakyat hanya PERATURAN
wuryanto @ Senin, 28 April 2008 | 12:41 WIB
apa aparat negara bebas ngelanggar aturan. coba pikir............ jangan OMDO ke rakyat
wapres payah @ Senin, 28 April 2008 | 12:10 WIB
payah nih wapres.. peraturan koq dilanggar sendiri.. jgn harap rakyat mau nurut aturan kl pemimpinnya sendiri seenaknya... kapan neh semua rakyat dapet pengawalan gratis di jalan supaya bebas macet... enak bener jadi pejabat yah... gak pernah ngerasain macet... pdhl yg bayar pajak jalan jg rakyat, yg nikmatin koq pejabat doank?? gemes gw...
cubluk @ Senin, 28 April 2008 | 11:43 WIB
Yang cubluk itu Car free day nya, nggak logis lu, jalan kok mobil dilarang.
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
87