
MATARAM , SABTU - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Departemen Agama (Depag) Nusa Tenggara Barat (NTB), Drs. H. Lalu Suhaemi Ismy mengimbau seluruh masyarakat di daerah tersebut untuk memboikot kaset dan CD penyanyi dangdut Julia Perez yang berbonus kondom.
"Jangan membeli dan memutar kaset/CD milik penyanyi dangdut Julia Perez berbonus kondom yang berisi lagu-lagu berkonotasi seks, karena akan merusak moral dan ahlak masyarakat," katanya di Mataram, Sabtu menanggapi kontroversi munculnya kaset/CD yang kini menimbulkan pro kontra di masyarakat itu.
Suhaimi juga mengharapkan pemerintah melarang beredarnya kaset/CD lagu dangdut yang berbonus kodom, karena dikhawatirkan mengarah pada terjadinya pergaulan seks bebas apalagi syair-syair lagunya banyak yang bertema seks, seperti ’belah duren’ dan ’kamasutra’.
Ia menyatakan prihatin akhir-akhir ini ada sejumlah penyanyi dangdut yang mengkomersialkan seni secara berlebihan, sehingga nyaris melupakan etika, seperti menggunakan kostum yang seronok dan goyang erotis, antara lain goyang "ngebor", "gergaji" dan goyang "patah-patah".
"Kalau bangsa ini terkontaminasi dengan budaya yang tidak sesuai dengan adat ketimuran, siapa yang harus bertanggungjawab, jangan berkedok modernisasi dengan melupakan moral dan etika," ujarnya. Karena itu, Kakanwuil Depad NTB, mengharapkan aparat yang berkompeten untuk bertindak tegas dalam arti melarang peredaran kaset/SD lagu-lagu dangdut tersebut.
"Kita merasa sedih bahwa Indonesia yang dikenal sebagai bangsa yang agamis, menjadi pengakses situs porno terbesar ketujuh di dunia," katanya. Karena itu, katanya, kalau pornoaksi dan pornografi yang berlindung di balik seni itu dibiarkan, maka nasib generasi muda di masa mendatang bisa diragukan.
"Sudah saatnya kita mengambil sikap tegas untuk menolak atau memboikot berbagai produk seni yang merusak moral bangsa itu," kata Suhaemi.
LAYANAN BERITA SMS 9858 XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE |
||
Layanan |
Langganan |
Berhenti |
| Berita Politik | REG POL | UNREG POL |
| Berita Metropolitan | REG METRO | UNREG METRO |
| Berita Breaking News | REG BN | UNREG BN |
| Berita Internasional | REG INT | UNREG INT |
| Berita Ekonomi/Bisnis | REG BIS | UNREG BIS |