Berkondom, CD Julia Perez Bakal Diboikot di NTB
Julia Perez
Sabtu, 26 April 2008 | 13:46 WIB

MATARAM , SABTU - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Departemen Agama (Depag) Nusa Tenggara Barat (NTB), Drs. H. Lalu Suhaemi Ismy mengimbau seluruh masyarakat di daerah tersebut untuk memboikot kaset dan CD penyanyi dangdut Julia Perez yang berbonus kondom.
     
"Jangan membeli dan memutar kaset/CD milik penyanyi dangdut Julia Perez berbonus kondom yang berisi lagu-lagu berkonotasi seks, karena akan merusak moral dan ahlak masyarakat," katanya di Mataram, Sabtu menanggapi kontroversi munculnya kaset/CD yang kini menimbulkan pro kontra di masyarakat itu.

Suhaimi juga mengharapkan pemerintah melarang beredarnya kaset/CD lagu dangdut yang berbonus kodom, karena dikhawatirkan mengarah pada terjadinya pergaulan seks bebas apalagi syair-syair lagunya banyak yang bertema seks, seperti ’belah duren’ dan ’kamasutra’.

Ia menyatakan prihatin akhir-akhir ini ada sejumlah penyanyi dangdut yang mengkomersialkan seni secara berlebihan, sehingga nyaris melupakan etika, seperti menggunakan kostum yang seronok dan goyang erotis, antara lain goyang "ngebor", "gergaji" dan goyang "patah-patah".
     
"Kalau bangsa ini terkontaminasi dengan budaya yang tidak sesuai dengan adat ketimuran, siapa yang harus bertanggungjawab, jangan berkedok modernisasi dengan melupakan moral dan etika," ujarnya. Karena itu, Kakanwuil Depad NTB, mengharapkan aparat yang berkompeten untuk bertindak tegas dalam arti melarang peredaran kaset/SD lagu-lagu dangdut tersebut.

"Kita merasa sedih bahwa Indonesia yang dikenal sebagai bangsa yang agamis, menjadi pengakses situs porno terbesar ketujuh di dunia," katanya. Karena itu, katanya, kalau pornoaksi dan pornografi yang berlindung di balik seni itu dibiarkan, maka nasib generasi muda di masa mendatang bisa diragukan.
     
"Sudah saatnya kita mengambil sikap tegas untuk menolak atau memboikot berbagai produk seni yang merusak moral bangsa itu," kata Suhaemi.  


ABD
Sumber : Antara
Ada 43 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
eghy @ Senin, 25 Agustus 2008 | 20:02 WIB
eh jangan ngsex mlu apeh............!
kadia @ Senin, 11 Agustus 2008 | 14:51 WIB
tergantung pada masing2 PRIBADI, klo orang itu liat goyangan jupe ga pake pikiran kotor ya ga mungkin ngumbar syahwat.....,,biasa aja kalie liatnya, banyak ko penyanyi dangdut yang dikampung2 yg seksi2 ko ga diekspost yg nontonnya banyak anak kecil itu dibiarin,,mentang2 jupe artis jadi pada berani komentar,,
kadia @ Senin, 11 Agustus 2008 | 14:47 WIB
akoe liat biasa2 aja, malah bagus toh pake kondom daripada kena HIV, jangan tabu donk, Bangsa INDONESIA!!! dewasalah sekarang jaman udah berubah!! adat ketimuran kalian apa ga salah "TARI PERUT" dari mana asalnya, barat? bukan kan but Timur,,,
Masa @ Sabtu, 3 Mei 2008 | 08:09 WIB
Saya setuju dengan komentar BT, youth, dhani dll. Saya bukan penganut freesex bukan pula penganut munafiqisme. Yang perlu dilihat adalah pesan didalamnya. Duhh.....dewasa dan maju dikit dong.
Teguh @ Selasa, 29 April 2008 | 09:33 WIB
Julia Perez adalah simbol seseorang yang suka mengumbar nafsu para lelaki, entah orang dewasa maupun anak-anak itu sendiri. coba lihat situs-situs yang mengumbar auratnya di internet, beberapa situs yang tidak layak pasti ada gambarnya julia. Simbolisasi sebagai BOOMSEX pantas untuknya. jangan simbol ini sebagai kebanggan tetapi sebagai tabu bagi bangsa kita. kalau tidak peduli dengan bangsa kita, usir saja dari negara kita INDONESIA..... MERDEKA!!!
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile7
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort