Bos Wanita? Enggak Masalah!
Jumat, 25 April 2008 | 09:47 WIB

Bukan hal baru lagi melihat wanita tampil ke depan menjadi seorang pemimpin. Namun, beredar mitos bos wanita biasanya lebih sulit dihadapi ketimbang bos pria. Benarkah?

Sifat alami perempuan yang sensitif dan cenderung menggunakan emosi sering dianggap sebagai kekurangan jika ia tampil sebagai pemimpin. Hal tersebut dirasakan oleh Erna (30) seorang staf marketing di perusahaan periklanan. "Bos saya yang sekarang wanita dan dia lebih sering pakai kata hati, lebih emosional, jadi gampang marah," ujarnya.

Selain sifat emosional yang dimiliki, hal lain yang sering dikeluhkan para bawahan tentang atasan wanita adalah suasana hati yang sulit ditebak dan emosi yang tidak stabil, terutama menjelang menstruasi.

Namun, di balik segala "kelemahan" tersebut, sebenarnya banyak keunggulan yang dimiliki bos perempuan, misalnya lebih teliti, memiliki gaya kepemimpinan bersifat kekeluargaan, serta mampu mengerjakan beberapa tugas sekaligus (multitasking).

"Style wanita dalam memimpin sangat khas, biasanya lebih egaliter dan menerapkan family style di departemen yang dipimpinnya," kata Hendra Setiawan, Direktur PT Softex Indonesia, yang sejak awal kariernya mengaku selalu memiliki atasan wanita.

Nah, jika kebetulan bos Anda seorang wanita, ini dia tips yang perlu diperhatikan agar hubungan kerjasama berjalan lancar:

1. Bos wanita biasanya lebih mudah berempati. Gunakan cara pendekatan personal dalam menyelesaikan masalah. Carilah waktu yang santai untuk berdiskusi mencari solusi sebuah masalah.

2. Mood swing sebenarnya tak hanya dialami wanita, tapi juga pria, apalagi jika tekanan kerja sedang tinggi. Jika ia terlihat sedang uring-uringan, tunda dulu membicarakan masalah sampai mood-nya cerah.

3. Berpikiran positif. Dengan selalu berpikir positif, Anda akan lebih santai menghadapi sifat-sifat si bos, bahkan yang paling "ajaib" sekalipun.

4. Biasanya wanita lebih teliti melihat ketidaksempurnaan. Karenanya, pastikan Anda selalu menyelesaikan tugas sesuai tenggat dan menyiapkan dokumen yang diperlukan agar siap menghadapi pertanyaannya. Jalin kerjasama yang kompak dengan sesama tim untuk mencapai target.


AN
A A A
Ada 8 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
angga @ Kamis, 8 Mei 2008 | 15:59 WIB
kalo saya takut punya bos wanita. pengalman saya punya bos wanita tuh kurang menyenangkan, karna saya pernah di ajak buka kamar soalnya bos lg kesepian.... bos saya ancur banget klo cantik ma gk nolak juga..hehehe
YUDHA @ Rabu, 7 Mei 2008 | 12:05 WIB
saya setuju.....asalkan dia cantik, seksi dan pintar
YUDHA @ Rabu, 7 Mei 2008 | 12:05 WIB
saya setuju.....asalkan dia cantik, seksi dan pintar
livi @ Senin, 5 Mei 2008 | 21:57 WIB
@ moses : tolong ya pa, Anda kira bos laki2 tidak bisa membuat hubungan suami istri retak?? sepengetahuan saya banyak sekali bos wanita yg lebih bijak memimpin daripada laki2.
Moses @ Senin, 5 Mei 2008 | 15:34 WIB
Tidak setuju.... bos wanita cenderung membawa kita berpikir negatif, dan menghayal yang bukan-bukan. Boswanita bisa membuat hubungan suami istri retak. Mis: Bos wanita minta kita cukur jengot sedangkan istri bilang tidak. Apa ngak buat pusing kepala?
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile38
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort