
NEW YORK, SABTU - Harga minyak mentah melejit ke angka US$ 117 karena dibayangi ketakutan serangan terhadap sejumlah jalur pipa penting di Nigeria. Ketakutan berkurangnya suplai dan melemahnya dolar AS menyebabkan tercapainya angka setinggi ini.
Harga tersebut merupakan harga untuk minyak light sweet untuk pengiriman Mei di pasar perdagangan elektronik. Sebelumnya angka tersebut telah mencapai US$116,69--naik US$1,83 dari harga Kamis.
Lonjakan ini terjadi setelah Gerakan Emansipasi Delta Niger--kelompok utama di selatan Nigeria--mengatakan bahwa mereka telah menyabotase jalur pipa minyak utama yang dioperasikan oleh perusahaan kerjasama dengan Royal Dutch Shell PLC. Kelompok tersebut menjanjikan serangan lebih lanjut ke industri minyak di negara produser minyak mentah terbesar di Afrika itu.
Seorang jurubicara Shell mengkonfirmasikan bahwa pipa mereka bocor, dan mengatakan bahwa kerusakan tersebut disebabkan oleh ledakan.
LAYANAN BERITA SMS 9858 XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE |
||
Layanan |
Langganan |
Berhenti |
| Berita Politik | REG POL | UNREG POL |
| Berita Metropolitan | REG METRO | UNREG METRO |
| Berita Breaking News | REG BN | UNREG BN |
| Berita Internasional | REG INT | UNREG INT |
| Berita Ekonomi/Bisnis | REG BIS | UNREG BIS |