Harga Minyak Tembus 117 Dolar
Sabtu, 19 April 2008 | 05:20 WIB

NEW YORK, SABTU - Harga minyak mentah melejit ke angka US$ 117 karena dibayangi ketakutan serangan terhadap sejumlah jalur pipa penting di Nigeria. Ketakutan berkurangnya suplai dan melemahnya dolar AS menyebabkan tercapainya angka setinggi ini.

Harga tersebut merupakan harga untuk minyak light sweet untuk pengiriman Mei di pasar perdagangan elektronik. Sebelumnya angka tersebut telah mencapai US$116,69--naik US$1,83 dari harga Kamis.

Lonjakan ini terjadi setelah Gerakan Emansipasi Delta Niger--kelompok utama di selatan Nigeria--mengatakan bahwa mereka telah menyabotase jalur pipa minyak utama yang dioperasikan oleh perusahaan kerjasama dengan Royal Dutch Shell PLC. Kelompok tersebut menjanjikan serangan lebih lanjut ke industri minyak di negara produser minyak mentah terbesar di Afrika itu.

Seorang jurubicara Shell mengkonfirmasikan bahwa pipa mereka bocor, dan mengatakan bahwa kerusakan tersebut disebabkan oleh ledakan.


BMA
Sumber : AP
A A A
Ada 18 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
yps @ Minggu, 20 April 2008 | 23:04 WIB
tolong pemerintah buat solusi yang lebih bersifat memperbaiki SISTEMnya.jangan hanya langsung tembak menaikkan BBM. Liat dulu sebab penggunaan BBM yang boros, tidak efisien.
vincent-sampit @ Minggu, 20 April 2008 | 21:26 WIB
yang pasti di Indonesia yg usahanya Minyak tambah kaya coy..sperti Bakrie group tuh...wew
widodo @ Minggu, 20 April 2008 | 14:36 WIB
apakah harga minyak mentah dunia yang semakin melambung berdampak langsung terhadap program pemerintah konversi minyak tanah ke gas LPG, dan apa implikasinya terhadap rakyat indonesia yang sebagian besar miskin????
Boby @ Sabtu, 19 April 2008 | 20:41 WIB
Mas Muh. Ali, Indonesia memang anggota OPEC, tapi sekarang kondisinya sudah beda dengan rezim Soeharto dulu. Kalau dulu Indonesia masih menyandang predikat pengekspor minyak, maka sekarang predikat pengimpor minyak lah yang telah disandangnya. Oleh karena itu, pemerintah kebakaran jenggot dalam mengatasi dampak kenaikan harga minyak yang secara langsung dapat mengancam perkembangan ekonomi di Indonesia.
gaung @ Sabtu, 19 April 2008 | 19:55 WIB
kalau harga minyak dinaikkan, akibatnya akan besar terhadap rakyat, yang ditakutkan akan terjadi kerusahan seperti yang lalu. Mestinya pemerintah harus berpikir dua kali, jika BBM naik, akibatnya kehidupan masyarakat Indonesia semakin berat, dan akan terjadi kerusuhan lagi,
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Advertorial
Kompas Mobile16
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort