LSI: Syamsul Arifin Unggul di Pilkada Sumut
Syamsul Arifin
Rabu, 16 April 2008 | 17:03 WIB

JAKARTA, RABU-Hasil penghitungan cepat (quick count) Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menunjukkan pasangan Syamsul Arifin-Gatot Pudjo Nugroho mendapatkan suara terbanyak dalam Pilkada Sumatera Utara (Sumut).

Demikian dikemukakan Direktur Riset LSI Eka Kusmayadi yang dihubungi Kompas.com, Rabu (16/4) di Jakarta. Berdasarkan hitung cepat LSI, Syamsul-Gatot memperoleh 27,66 persen, Tritamtomo-Benny Pasaribu 22,38 persen, Abdul Wahab Dalimunthe-Raden Syafei 17,22 persen, RE Siahaan-Suherdi 16,51 persen, dan pasangan Ali Umri-Maratua Simanjuntak 16,23 persen. "Survei terakhir memang menunjukkan bahwa pasangan Syamsul Arifin dan Gatot Pudjo Nugroho," unggul ungkap Eka.

LSI juga mencatat tingkat partisipasi pemilih di Sumut 57,84 persen atau hampir setengah dari warga yang mempunyai hak pilih tidak ikut mencoblos. "LSI masih terus melakukan analisa mengenai hasil-hasil Pilkada Sumut ini," demikian Eka Kusmayadi.

Pasangan Syamsul-Gatot dicalonkan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Bulan Bintang (PBB). Syamsul Arifin sebenarnya adalah kader Partai Golkar yang saat ini menjabat sebagai Bupati Langkat. (ROY)



Share on Facebook
Nilai 5 A A A
Ada 10 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
amri husni @ Senin, 21 April 2008 | 21:06 WIB
Bang Syamsul jangan lupa majukan Olahraga Sumut seperti tahun 70 - 80 an dulu Juga jadikan PSMS Medan sebagai alat promosimu di seantaro Dunia bahwa Medan punya Sepakbola yang handal seperti eranya Nobon dengan MARAH HALIM CUPnya. Selamat Bang Syamsul..
deden @ Sabtu, 19 April 2008 | 12:08 WIB
Ok. Anda layak dapat bintang
adjie @ Kamis, 17 April 2008 | 20:59 WIB
Selamat atas kemenangannya, semoga Sumut makin jaya
haryanto @ Kamis, 17 April 2008 | 18:41 WIB
Selamat, maju maju PK Sejahtera maju semoga tetap adil
rencana @ Kamis, 17 April 2008 | 18:05 WIB
selamat buat pemimpin baru Sumatera Utara, semoga bapak dapat bekerja dengan jujur dan bijaksana karena sumut butuh pemimpin yang jujur dan bijaksana tanpa adanya korupsi.
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
240