Hibah 38 Juta Dolar untuk Konservasi Terumbu Karang
Minggu, 13 April 2008 | 23:13 WIB

JAKARTA, MINGGU - Global Environmental Facility (GEF) meningkatkan hibah sebesar 38 juta dolar AS untuk program penyelamatan terumbu karang (Coral Triangle Initative/CTI).
     
Kepala Pusat Data Statistik dan Informasi (Pusdatin) Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP), Soen’an H Poernomo, di Jakarta, Minggu (13/4), mengatakan, pemimpin GEF Monique Barbut telah menyatakan akan meningkatkan hibah untuk keberlangsungan program CTI dari 25 juta AS dolar menjadi 63 juta AS dolar.
    
Tidak hanya itu, dia mengatakan, GEF juga telah menyiapkan dana pendamping sebesar 385 juta AS dolar yang diperoleh dari berbagai sumber guna menyukseskan penyelamatan terumbu karang.
     
Lebih lanjut, dia mengatakan, peluncuran proyek CTI di tiap negara akan dilakukan pada pertemuan para pemimpin negara-negara CTI dalam Konfrensi Kelautan Dunia di Manado tahun 2009.
     
CTI sendiri merupakan bentuk kerjasama kelautan regional yang dirintis Indonesia melibatkan Malaysia, Filipina, Papua Nugini, Timor Leste, dan Kepulauan Solomom.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Freddy Numberi mengatakan, tujuan pelaksanaan program ini untuk menyelamatkan dan melestarikan terumbu karang terhadap dampak perubahan iklim global.

Menurut dia, pemanasan global dan naiknya muka laut telah mengakibatkan beberapa dampak seperti tengelamnya pulau, punahnya ikan akibat bergesernya pola rantai makanan dan hancurnya ekosistem terumbu karang.

Lebih lanjut, dia mengatakan, untuk menyelamatkan laut maka masyarakat dunia harus bekerja sama dan didukung oleh kebijakan politik yang kondusif sampai tingkat yang paling tinggi.(Ant)   


SAS
A A A
Ada 2 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
tetangga kapeka @ Kamis, 24 April 2008 | 11:15 WIB
masih percaya aja tuh GEF, bantuan yg dulu2 dari ADB atau yg lainnya untuk DKP/pemerintah blum diaudit hasilnya (bukan cuma audit administrasi..)..takutnya kayak yg udah2.., duit habis..proyek gak kelar2...kalo dkp/pemerintah profesional duit segede itu bisa buat macam2 proyek LH di indonesia..(bukan proyek korupsi berjamaah..)
ino @ Senin, 14 April 2008 | 01:15 WIB
saya juga menegaskan bahwa harus ada pemantau keluar masuknya hibah itu nanti kaya yg sudah2 dibuat suap menyuap.kpk tolong awasi
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile43
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort