Konsumen Makin Pesimis
Kamis, 10 April 2008 | 15:47 WIB

JAKARTA,KAMIS - Konsumen Indonesia semakin pesimis, hal itu ditunjukkan dari hasil survei konsumen yang dilakukan Bank Indonesia pada Maret 2008 ini. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Maret lebih pesimis dibanding dengan bulan sebelumnya dengan indeks sebesar 89,9 poin, turun 2,5 poin dari Februari.

Melemahnya IKK tersebut tercermin oleh makin pesimisnya indeks kondisi ekonomi saat ini (IKE) sebesar 1,7 poin dan indeks ekspektasi konsumen (IEK) sebesar 3,2 poin dibanding bulan lalu.

Penurunan IKK tersebut disebabkan oleh menurunnya seluruh komponen, yaitu indeks ketepatan waktu pembelian barang tahan lama sebesar 3,3 poin, ketersediaan lapangan kerja saat ini sebesar 0,9 poin, ekspektasi ekonomi sebesar 6,0 poin dan ekspektasi ketersediaan lapangan kerja sebesar 2,4 poin.  Selain itu juga diikuti oleh optimisme yang menurun terhadap penghasilan saat ini sebesar 1,0 poin dan ekspektasi penghasilan sebesar 1,4 poin.

Sementara  secara tahunan, IKK mengalami penurunan sebesar 3,4 poin dibandingkan tahun sebelumnya, yang ditunjukkan oleh semakin pesimisnya konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini sehingga menyebabkan penurunan indeks sebesar 0,8 poin. Kemudian diikuti oleh optimisme yang menurun terhadap indeks ekspektasi konsumen sebesar 6,1 poin.

Survei juga menunjukkan ekpetasi konsumen, akan terjadinya kenaikan harga pada kelompok bahan makanan, kelompok
makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau serta kelompok perumahan, listrik, gas dan bahan bakar, pada 3 dan 6 bulan kedepan.

Survei konsumen BI merupakan survei bulanan yang dilaksanakan sejak Oktober 1999. Mulai Januari 2007 survei dilaksanakan terhadap kurang lebih 4.655 rumah tangga sebagai responden di 18 kota yakni  Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, Bandar Lampung, Palembang, Banjarmasin, Padang, Pontianak, Samarinda, Manado, Denpasar, Mataram, Pangkal Pinang, Ambon, dan Banten.

Pengumpulan data dilakukan sebagian melalui wawancara telepon dan sebagian lagi secara langsung kepada responden secara rotated. Indeks dihitung dengan metode balance score (net balance + 100), sehingga jika indeks diatas 100 berarti optimis, sebaliknya dibawah 100 berarti pesimis.


EDJ
A A A
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile17
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort