Penis Besar Lebih Memuaskan, Benarkah?

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: views/read_view.php

Line Number: 447

    A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Trying to get property of non-object

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 477

    A PHP Error was encountered

    Severity: Warning

    Message: Invalid argument supplied for foreach()

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 477

    A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Trying to get property of non-object

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 484

    A PHP Error was encountered

    Severity: Warning

    Message: Invalid argument supplied for foreach()

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 484

Kamis, 10 April 2008 | 06:34 WIB

HAMPIR di seluruh dunia mempercayai bahwa laki-laki dengan golongan etnik tertentu mempunyai penis besar. Dengan demikian dapat lebih memuaskan lawan jenisnya saat berhubungan seks.

Dr. Arif Adimoelya, dari Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah-RSAL Dr. Ramelan Surabaya, menegaskan, besar kecilnya penis sebenarnya bukan masalah utama. Namun sejak lama dipersepsikan bahwa makin besar penis, makin besar pula sifat “macho” seorang pria.

Banyak pria jaman sekarang mengingingkan alat kelaminnya diperbesar. Entah dengan usaha bedah plastik ataupun dengan menyuntikkan berbagai bahan kimia tertentu, termasuk penyuntikan dengan silikon. Bahkan ada pula yang terobsesi untuk datang ke seorang pemijat, Mak Erot misalnya, agar penisnya besar.

Padahal, yang menentukan hebat tidaknya seorang pria dalam berhubungan seks bukan besar kecilnya penis, melainkan bagaimana pria memanfaatkan dan memainkan alatnya ini secara baik dan tepat. Yang penting “Man Behind the Gun

Rangsangan vagina yang dapat diterima fihak wania secara baik hanya terletak 1/3 bagian luar. Begitu pula “G Spot” (pusat gairah rangsangan nikmat) juga terletak di daerah ini. Sehingga tidak perlu seorang pria mengaduk-aduk vagina lebih dalam demi mencari kenikmatan seksual.

Banyak pula mitos yang mengaitkan bentuk penis sesuai dengan organ tubuh yang lain. misalnya perumpamaan bentuk penis dengan ibu jari tangan, bentuk hidung dan lain sebagainya. Katanya, dengan melihat bentuk tampang muka atau bagian tubuh lain dapat diperkirakan besar penis dan bentuknya. “Tentu saja sama sekali tidak benar semua itu,” jelas Dr. Arif.

Jadi, persoalan besar atau kecil itu bukan hal yang penting untuk dibahas. Bahkan dengan jari-jemari yang ukurannya lebih kecil dari penis, wanita bisa terangsang dan mengalami orgasme.

Source: Gaya Hidup Sehat


ABD
Share on Facebook
Nilai 5 A A A
Ada 36 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Keke @ Sabtu, 28 Juni 2008 | 15:19 WIB
Terlalu kecil kurang enak....terlalu besar susah masuk...sedang lebih bagus...yang penting keras dan tahan beberapa kali....
uchi @ Jumat, 27 Juni 2008 | 09:49 WIB
yang penting kwalitas permainan shg kedua belah pihak sama2 puas Kalo lama tp pasangan gak puas (karena terpaksa) jg percuma
ib @ Kamis, 26 Juni 2008 | 21:17 WIB
vagina ibarat sarung elastis besar ok kecil gak mslh yg penting fungsinya
charles @ Kamis, 22 Mei 2008 | 13:05 WIB
Ha cuma 5 menit!!?? Lha gw yg sedeng aja, biasanya smp 45 menit.
susi @ Rabu, 7 Mei 2008 | 10:19 WIB
besar tapi bisa tahan 5 menit dan bener2 memuaskan itu lebih menarik dan membuat macho............man
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
22