Kitab Suci, Paling Diminati di Amerika

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: views/read_view.php

Line Number: 476

    A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Trying to get property of non-object

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 506

    A PHP Error was encountered

    Severity: Warning

    Message: Invalid argument supplied for foreach()

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 506

    A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Trying to get property of non-object

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 513

    A PHP Error was encountered

    Severity: Warning

    Message: Invalid argument supplied for foreach()

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 513

Rabu, 9 April 2008 | 17:42 WIB

NEW YORK, RABU - Ingin tahu buku macam apa yang kerap dicari orang Amerika?  Ternyata kitab suci merupakan buku paling dicari oleh warga negara adidaya ini. Demikian diungkapkan sebuah survei yang mengemuka akhir-akhir ini.

Survei berdasarkan poling yang dilakukan Harris ini melibatkan sekitar 2.513 orang dewasa. "Sementara kitab suci merupakan kecenderungan utama di berbagai wilayah, ada perbedaan besar dari buku kedua yang paling disukai," ungkap Harris saat mengumumkan hasil survei ini.

Para pria memilih buku karangan J.R.R. Tolkien's "The Lord of the Rings" dan para wanita memilih buku karangan Margaret Mitchell's berjudul "Gone With the Wind" sebagai buku favorit kedua. Demikian hasil poling mengungkap.

Namun untuk mereka yang berusia 18-31 tahun, buku favorit kedua ternyata karangan  J.K. Rowling. Tidak lain adalah novel serial Harry Potter. Sementara mereka yang berusia antara 32 hingga 43 tahun buku karangan Stephen King berjudul "The Stand" dan karangan Dan Brown berjudul "Angels and Demons."

Buku favorit kedua juga beragam tergantung wilayah. "Gone With the Wind" menduduki urutan kedua di wilayah selatan dan barat bagian tengah Amerika Serikat. Sementara penduduk wilayah timur Amerika lebih memilih "The Lord of the Rings" dan orang-orang wilayah barat memilih "The Stand."

Penduduk kulit putih dan keturunan Spanyol cenderung memilih "Gone With the Wind" sebagai buku favorit kedua setelah kitab suci. Sementara warga Afrio-Amerika cenderung memilih "Angels and Demons."

"Akhirnya, mereka mungkin tidak setuju pada kandidat, tetapi satu hal yang membawa mereka menjadi satu adalah buku favorit mereka. Bagi kelompok Republik, Demokrat dan independen, dua buku utama mereka sama -- kitab suci  kemudian "Gone With the Wind."

Dan Brown dengan judul buku "The Da Vinci Code," "To Kill a Mockingbird" yang ditulis Harper Lee, "Angels and Demons" oleh Dan Brown, "Atlas Shrugged" oleh Ayn Rand dan "Catcher in the Rye" oleh J.D. Salinger menjadi sepuluh buku top favorit.

dari berbagai sumber


ABD
Share on Facebook
A A A
Ada 11 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
glinca @ Jumat, 18 April 2008 | 19:12 WIB
keadaan masa lalu dan yang akan datang semuanya jelas ada tertulis di di kitab suci kenapa harus cari yang lain...heheheh
gus naim @ Kamis, 17 April 2008 | 18:07 WIB
Semoga tidak hanya di baca dan di kagumi. Tapi juga dilaksanakan isisnya. Diantaranya saling mengasihi diri lain daripada diri sendiri. Rakyat Amerika semoga sadar bahwa semua manusia adalah saudara bukan musuh yang harus diperangi.
wahyu @ Rabu, 16 April 2008 | 22:43 WIB
ada perbedaan mendasar antara RAKYAT amerika dan PEMERINTAH amerika. rakyat amerika terkenal memegang tradisi keluarga yang kuat, kental nilai keagamaan/gereja
VANI @ Rabu, 16 April 2008 | 10:25 WIB
Iman tanpa perbuatan sia-siakan!
Leo @ Senin, 14 April 2008 | 17:32 WIB
Gw salut sama Amerika yg dah mau berubah ke jalan yg bener walaupun banyak masalah. Indonesia malah mau hidup yg glamour, ketinggalan zaman ooiiiii......... "DUNIA DAH MAU KIAMAT, TOBATTT....."
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
63