DPR Beraninya cuma sama SLANK...
Aksi Kaka Slank

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: views/read_view.php

Line Number: 447

Artikel Terkait:

    A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Trying to get property of non-object

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 477

    A PHP Error was encountered

    Severity: Warning

    Message: Invalid argument supplied for foreach()

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 477

    A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Trying to get property of non-object

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 484

    A PHP Error was encountered

    Severity: Warning

    Message: Invalid argument supplied for foreach()

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 484

Selasa, 8 April 2008 | 06:35 WIB

Di tengah banyaknya persoalan bangsa dan negara, para wakil rakyat kita di Senayan sana rupanya sedang gerah. Bukan karena banyaknya masalah korupsi yang belum bisa ditangani atau rakyat di Sidoarjo yang makin sengsara, tapi karena lirik lagu band legendaris SLANK yang dinilai menghina mereka.

Lirik lagu Gosip Jalanan yang dianggap menghina itu adalah "DPR tukang buat UU dan korupsi". "Bunyi liriknya 'DPR tukang buat UU dan korupsi'. Itu akan ditindaklanjuti lewat Bamus. Ini grup komersial, bukan LSM. Kalau menjual memojokkan seseorang itu ada hukumnya. Seluruh bangsa di negara ini, kehormatannya ada di gedung ini. Ini rumah rakyat," kata Wakil Ketua Badan Kehomatan (BK) DPR Gayus Lumbuun menerangkan alasan rencana gugatan tersebut.

Pantas atau pentingkah DPR menggugat? Bagi sebagian anggota Dewan mungkin saja penting, tapi apakah itu penting buat rakyat yang diwakilinya? Penting atau tidak, yang pasti rencana gugatan ini mendapat reaksi dari masyarakat. Mungkin ada yang mendukung, mungkin ada juga mencemooh. Yang mendukung mungkin karena kehormatannya ikut terusik, yang mencemooh mungkin menganggap DPR kurang kerjaan.

Bukankah DPR sekarang ini menjadi lembaga yang sangat super? Bisa membuat UU, memutuskan Gubernur BI, Panglima TNI, Kapolri, duta besar, hakim sampai kepada anggota KPU. DPR bisa mengawasi pemerintah, tapi tak ada lembaga formal yang mengawasi DPR. Lantas siapa yang mengawasi DPR? Seluruh rakyat Indonesia mulai dari mahasiswa, LSM, tokoh agama, seniman, semuanya yang peduli dengan para wakil rakyat ini.

Kalau dicerna dengan pikiran positif, lirik yang dtulis SLANK itu mungkin saja sebagai bagian dari pengawasan bagi anggota Dewan agar hati-hati dalam membuat UU dan lebih aktif mengawasi pemberantasan korupsi yang dilakukan pemerintah. Kalau DPR memang bukan tukang korupsi tentu tidak akan gerah dengan lirik tersebut, anggap saja sebagai pemacu untuk meningkatkan kinerja. 

Kompas.com menerima email dan komentar terhadap rencana DPR menggugat SLANK. Sebagian besar tidak setuju dengan sikap DPR, salah satunya ada yang berkomentar "DPR beraninya cuma sama SLANK, kalau berani gugat dong PT LAPINDO yang sudah bikin rakyat di Sidoarjo sengsara..."

Komentar ini pasti akan terus bertambah jika persoalan antara DPR dengan SLANK ini tidak dapat diselesaikan dengan cepat.

(ROY)


ROY
Share on Facebook
A A A
Ada 577 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
joni @ Senin, 3 November 2008 | 20:33 WIB
DPR?????????UNTUNG SLANK YG BUAT LAGU,KLU GUA YG BUAT MUNGKIN LEBIH PEDAS LG.KARENA DPR UDAH LBH DARI YG DIKATAKAN SLANK,BUKAN CUMA KORUPTOR.JUGA BANYAK LAKI2 HIDUNG BELANG....TERBUKTI DGN BEBERAPA KASUS/ SKANDAL GT LOH......DPR?CAPEK DEH....
W H e R e @ Jumat, 11 April 2008 | 15:52 WIB
disini ributdisana ributdimana mana DPR ribut....la..la..la...la.. la.. ala..la.. ada amin ditangkap ada slank dituduh la.. la...la..la...hua...ha..ha...
agus @ Jumat, 11 April 2008 | 14:09 WIB
semua orang juga tahu kale...... bahwa DPR dihuni orang2 paling rakus, tapi ada juga si yang mulia.
jokoto @ Jumat, 11 April 2008 | 11:37 WIB
Waduuuhhhhhh............................................... kok jadi gitu sich..... emang DPR gak ada kerjaan lain to.... ya..... mbokk ngurusin rakyat yang pada kelaparan dan yang gak bisa sekolah itu.... dari pada duitnya diumbar buat sidang............. ya gak.....
adi @ Jumat, 11 April 2008 | 08:17 WIB
Mangnya DPR punya Moral, ??????, ga Kale,.....Ga ada yg bisa di banggakan dari DPR, ngakunya lembaga terhormat, ngaca donk..............DPR ......, udah seberapa loe mewakili rakyat...........,
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
1