Severity: Warning
Message: Invalid argument supplied for foreach()
Filename: views/read_view.php
Line Number: 447
Severity: Notice
Message: Trying to get property of non-object
Filename: views/read_view.php
Line Number: 477
Severity: Warning
Message: Invalid argument supplied for foreach()
Filename: views/read_view.php
Line Number: 477
Severity: Notice
Message: Trying to get property of non-object
Filename: views/read_view.php
Line Number: 484
Severity: Warning
Message: Invalid argument supplied for foreach()
Filename: views/read_view.php
Line Number: 484
JAKARTA, JUMAT – Agen tunggal Mitsubishi di Indonesia, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, kebanjiran order mobil. Akibatnya, mereka kekurangan stok barang, khususnya untuk mobil komersial. Direktur PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, Rizwan Alamsjah, mengatakan kenaikan harga beberapa komoditas merupakan salah satu faktor pendorong meledaknya pembelian mobil di Mitsubishi.
“Saya heran dengan situasi tersebut. Biasanya lonjakan terjadi di kuartal II. Kalau target 100 persen, kuartal I itu tercapai 40-45 persen dan kuartal II sisanya. Hingga saat ini kami sudah ada peningkatan sekitar 29 persen, padahal kami menargetkan 30 persen hingga akhir tahun 2008. Kalau jumlahnya saya tidak ingat. Tapi untuk semua jenis mobil, rata-rata kami menjual 5.000 unit per bulan,” ujarnya setelah peluncuran New Mitsubishi Grandis 2008, Jumat (4/4).
Oleh karena itu, dia memprediksikan jumlah penjualan mobil pada kuartal II 2008 akan lebih tinggi dari kuartal I. Dia juga mengaku optimis akan prediksi tersebut. Sebab, kenaikan harga minyak, akan membuat harga sejumlah komoditas semakin tinggi, dan ini justru akan mendorong kemajuan di bidang otomotif.
Rizwan mengungkapkan pada kuartal I ini, permintaan mobil komersial dari pemerintah sudah mengalami peningkatan yang signifikan. Penjualan mobil komersial terbanyak masih di Pulau Jawa, sebab pulau paling padat penduduk itu memang merupakan pusat perekonomian di Indonesia. “Setelah Jawa, ada Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Saya juga enggak ngerti. Biasanya government spending itu juga di akhir tahun, bukan awal tahun seperti ini,” ungkapnya.
Harga Naik
Rizwan menambahkan ada rencana kenaikan harga kendaraan di perusahaannya pada April atau Mei mendatang. Menurut dia, kenaikan akan segera dilakukan untuk mengimbangi perubahan perekonomian dunia saat ini. Kendaraan truk besar akan mengalami kenaikan harga sekitar Rp 2 juta-Rp 8 juta per unit. Sementara, harga kendaraan jenis pick up akan naik minimal Rp 1 juta per unit.
“Yang lain kan sudah dari dulu menaikkan harga, tapi kami baru nanti sekitar April-Mei. Tepatnya, tunggu nanti saja. Pastinya paling lambat Mei 2008,” jelasnya.