Autisme, Bisa Disembuhkan
Artikel Terkait:
Rabu, 2 April 2008 | 22:32 WIB

FAKTOR GENETIK dianggap sebagai satu-satunya penyebab autisme sehingga penderitanya dianggap tidak bisa disembuhkan namun bukti-bukti yang sekarang muncul menunjukkan ada peluang untuk penyembuhan karena gangguan itu tidak hanya dipengaruhi oleh faktor genetik melainkan juga dipengaruhi faktor lingkungan.

Pada peringatan Hari Peduli Autisme Sedunia di Jakarta, Rabu (2/4), dr. Melly Budiman SpKJ dari Yayasan Autisma Indonesia mengatakan hal itu juga menunjukkan adanya peluang penyembuhan dan perbaikan kondisi bagi penyandang autisme.
    
"Autisme memengaruhi otak dan tubuh. Jika gangguan pada tubuh dapat disembuhkan maka itu akan membantu memperbaiki otak pula," katanya dan menambahkan bahwa hal itu didukung pula oleh fakta tentang banyaknya anak autistik yang "menyembuh".

Lebih lanjut dia menjelaskan, anak dengan gangguan spektrum autistik (Autistic Spectrum Disorder/ASD) biasanya mengalami gangguan pada saluran pencernaan, sistem kekebalan tubuh, susunan syaraf pusat dan proses detoksifikasi.
    
Mereka, ia melanjutkan, juga alergi terhadap banyak jenis makanan, keracunan logam berat (Hg,Pb,As,Cd) dan kondisi biokimiawi tubuhnya terganggu. "Bila semua gangguan di tubuhnya dapat disembuhkan, maka otaknya akan bisa lebih berfungsi dengan baik," katanya. Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa yang terpenting dalam hal ini adalah mendeteksi dan mendapat diagnosa gangguan tersebut sedini mungkin.
    
Semakin awal seorang anak terdiagnosa dan mendapat terapi yang tepat, menurut dia, semakin besar kesempatannya untuk kembali ke jalur perkembangan yang normal. Penatalaksanaan komprehensif bagi penyandang autisme, katanya, meliputi perbaikan tubuh dari dalam (penatalaksanaan biomedis), medikamentosa (obat) bila diperlukan dan tatalaksana non-medis seperti terapi perilaku, wicara, okupasi, integrasi sensoris dan yang lainnya.

"Tak ada satu jenis obatpun yang bisa menyembuhkan autisme," tambahnya. Ia menjelaskan pula bahwa keberhasilan penyembuhan atau perbaikan gangguan autisme tergantung pada banyak faktor seperti berat atau ringannya gangguan pada otak, berat atau ringannya gangguan pada tubuh, kecepatan anak terdiagnosa serta penanganan dini, tepat, terpadu dan intensif.

"Banyak anak mengalami perkembangan yang luar biasa, namun banyak pula yang tidak berkembang dengan baik," katanya. Ia menjelaskan pula bahwa dalam hal ini orang tua penyandang autisme membutuh dukungan dari dokter, terapis dan terutama masyarakat supaya bisa tegar menghadapi keadaan anaknya dan tidak berputus asa.
    
"Karena itu kami mengimbau masyarakat untuk lebih memahami apa itu autisme, dan tidak mengolok-olok atau melecehkan individu autistik, tetapi lebih bersikap toleran dan membantu, untuk bersikap empatik terhadap orang tua anak penyandang autisme dan mengerti kesulitan yang mereka hadapi," katanya.

Pengelola sekolah, kata dia, hendaknya juga memberi kesempatan pendidikan kepada anak penyandang autisme yang memang layak dan mampu. "Dan pemerintah tentunya harus memberi jaminan dalam bidang kesehatan, pendidikan dan terapi yang terjangkau oleh semua golongan masyarakat," demikian dr. Melly.


ABD
Sumber : Antara
Share on Facebook
Nilai 7 A A A
Ada 4 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
asna @ Rabu, 12 November 2008 | 12:53 WIB
Bagi orang tua yg punya anak autis.. bersabar ya. karena setiap anak berharga di mata Tuhan. jd jgn malu.. asal kita sabar merawat
Mita T. Kuswadi @ Selasa, 28 Oktober 2008 | 13:32 WIB
Bisa sangat berkurang apabila terapi yang diberikan sesuai kebutuhan anak. Putra kami 6 tahun bersekolah disekolah umum dan berkembang sangat baik. Allhamdulilah, sekolahnya sangat akomodatif terhadap kebutuhan anak kami. Menurut dokter, autis bukan keturunan. Jadi beruntunglah Anda yang memiliki anak Autis karena Anda "Special" dimata Allah.
petrus @ Senin, 19 Mei 2008 | 16:42 WIB
autis ternyata bisa disembuhkan,ini pengalaman terhadap anak pertama saya (perempuan),sekarang anak saya sudah menginjak usia 11 tahun,dan puji tuhan sampai sekarang anak saya bisa bersosialisasi dan menginjak tahun ke 6 di sekolah dasar.dengan terapi 1 tahun.pada usia 4 tahun putri kami terdeteksi gejala autisme.
Jean Julyantono @ Sabtu, 5 April 2008 | 10:18 WIB
Jean kurang paham autism bisa disembuhkan.Jawaban yang benar tidak bisa....ini menurut jeankarena autism merupakan faktor genetik....keturunan
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
24