
PALANGKRAYA, SABTU- Ketika ditanya pers terkait penanganan kasus Amrozi, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, Hidayat Nur Wahid, menuturkan, "Saya kira dampaknya akan terbukti apakah di Indonesia hukum ditegakkan secara apa adanya atau ada rekayasa. Kalau kemudian diterangkan kepada masyarakat bahwa memang ada hukum yang ditegakkan, dan siapapun yang melanggar hukum memang harus dikenakan sanksi; seperti ketika kemudian Pemerintah tidak lagi menahan Pak Abu Bakar Baasyir karena tidak ada lagi kesalahan, saya kira kalau ada siapapun yang terlibat dan terbukti melakukan kesalahan dan dikenakan sanksi hukum, orang Islam juga akan mengerti bahwa hukum memang berlaku pada siapapun juga."
Selain dari sisi penegakan hukum, kata dia, ini juga akan menimbulkan efek jera kepada siapapun yang melakukan perilaku-perilaku yang tidak dibenarkan oleh hukum dan tidak dibenarkan oleh agama. "Menghadirkan kerusakan dan menghadirkan pembunuhan pada masyarakat tidak berdosa itu tidak boleh dilakukan. Dan itu artinya ke depan jangan ada lagi yang melakukan perilaku-perilaku sejenis, dan saya kira itu suatu message yang sangat jelas, dan saya kira kita semuanya perlu berkomitmen dengan semangat itu," kata Hidayat ditemui seusai pembukaan Musyawarah Kerja Wilayah Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Kalimantan Tengah, di Gedung Pertemuan Umum Palampang Tarung, Palangkaraya, Sabtu (29/3).(CAS)
LAYANAN BERITA SMS 9858 XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE |
||
Layanan |
Langganan |
Berhenti |
| Berita Politik | REG POL | UNREG POL |
| Berita Metropolitan | REG METRO | UNREG METRO |
| Berita Breaking News | REG BN | UNREG BN |
| Berita Internasional | REG INT | UNREG INT |
| Berita Ekonomi/Bisnis | REG BIS | UNREG BIS |