Mengendarai Sepeda Motor Juga Butuh Etika

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: views/read_view.php

Line Number: 447

    A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Trying to get property of non-object

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 477

    A PHP Error was encountered

    Severity: Warning

    Message: Invalid argument supplied for foreach()

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 477

    A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Trying to get property of non-object

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 484

    A PHP Error was encountered

    Severity: Warning

    Message: Invalid argument supplied for foreach()

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 484

Sabtu, 15 Maret 2008 | 14:00 WIB

JAKARTA, SABTU - Sebagai upaya mengurangi tingkat kecelakaan sepeda motor belakang ini, PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan kegiatan bertema Honda Safety in Action di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (15/3). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (15-16 Maret 2008) ini merupakan salah satu rangkaian acara perayaan produksi sepeda motor Honda sebanyak 20 juta.

"Saat ini banyak orang mengeluh, banyak yang telah mengendarai sepeda motor tapi tidak ada etikanya," kata Sigit Kumala, General Manajer Marketing and Product Development Division PT AHM, saat konferensi pers "20 Juta Terima Kasih dari Honda" di Jakarta International Expo, Sabtu (15/3).

Selain upaya mengurangi tingkat kecelakaan sepeda motor, acara Honda Safety in Action juga berupaya memberikan edukasi kepada pengendara sepeda motor. Manajemen AHM beranggapan, pengetahuan pengendara sepeda motor soal keselamatan kendaraan masih kurang.

Pada kegiatan tersebut, para pengunjung acara tersebut akan dimanjakan dengan aktivitas yang berhubungan dengan risk management safety riding. Para pengendara motor diberi pemahaman mengenai arti penting keselamatan berkendara yang terdiri dari tiga faktor utama yakni faktor pengendara, kendaraan, dan infrastruktur (jalan raya dan lalu lintas).

Acara Honda Safety in Action digelar bersamaan dengan kegiatan Honda Fiesta yaitu rangkaian roadshow berbentuk karnaval yang dilakukan di 76 kota di Indonesia. Honda Fiesta dipersembahkan oleh Honda sebagai bentuk ungkapan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah memberikan kepercayaan selama lebih dari 36 tahun.


SMS
Share on Facebook
A A A
Ada 6 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
perry @ Selasa, 9 September 2008 | 08:41 WIB
Saya setiap hari menggunakan motor untuk transportasi, saya selalu mengikuti aturan2 dalam berkendara. Tapi yang selalu melawan aturan jauh lebih banyak dari pada yang menaati. Dan polisi sendiri juga gak peduli dengan segala pelanggaran,lampu sorot yang berwarna putih paling sering saya temui, bila malam atau pagi dinihari sangat mengganggu penglihatan,menerobos lampu merah, tidak pakai helm, tp kayaknya polisi ogah-ogahan melihat hal hal spt itu.
Ghifon @ Selasa, 1 April 2008 | 08:53 WIB
Saya pengendara motor sejak tahun 1986, yang saya lihat jumlah motor tambah lama tambah buanyak sekali dankelihatannya Jalan jalan di jakarta sudah mulai tidak mampu menampung lagi ... mungkin perlu dipikirkan pembatasan motor untuk d iindonesia seperti motor diatas 10 tahun dikenakan pajak tinggi etc
iwan @ Senin, 17 Maret 2008 | 10:01 WIB
Saya harap semua pabrikan motor termasuk honda berkoordinasilah dengan bagian yg menangani masalah jalan raya,jangan sampai memproduksi motor sebanyak mungkin tp tidak diperhitungkan dgn keadaan ruas jalan raya yang ada,yg mengakibatkan kemacetan .Dan kalau konsumen mau kredit motor hrs diseleksi dulu dgn ketat sehingga tdk mengakibatkan penumpukan kendaraan di jln raya,hitung2 mengurangi macet.
romlah @ Minggu, 16 Maret 2008 | 13:01 WIB
pengumuman pemenang lomba "honda writing fever competition" nya kapan? katanya pertengahan maret 2008?kalau boleh tau, tepatnya kapan ya?tolong sampaikan kepada PT.Astra Honda Motor dong...terima kasih
qeiros @ Sabtu, 15 Maret 2008 | 18:30 WIB
bagus berarti dunia transportasi ada pencerahan untuk sedikit lebih teraturdan dapat mengurangi kemacetan kapan realisasinya
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
70