Tamu Hidayat-Diana Membeludak
Hari ini (11/5) merupakan hari penuh kebahagian bagi Hidayat Nur Wahid. Pasalnya, pada hari inilah Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) itu mengakhiri status dudanya.
Senin, 12/5/2008 | 03:14 WIB

WARTA KOTA, SENIN - ”Bukan kenta sembarang kenta, tapi kenta yang dibuat dari jembara, bukan cinta sembarang cinta, tapi cinta Hidayat dan Diana....”

Sepenggal pantun itu terlontar dari Presiden PKS, Ir Tifatul Sembiring, dalam sambutannya saat resepsi mewakili pasangan Hidayat-Diana.      

Seusai menjalani ijab kabul, pasangan yang mengaku kisah asmaranya terinsipirasi oleh film Ayat-ayat Cinta (AAC) ini sempat memberikan keterangan pers singkat. ”Saya dan istri mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadirannya, termasuk teman-teman wartawan yang mau meliput,” kata Hidayat, yang diamini Diana.

Hidayat dan Diana yang mengenakan pakaian adat melayu bernuansa krem terlihat cerah sepanjang acara. Resepsi pernikahan Hidayat-Diana yang mengundang sekitar 1.000 orang menggunakan jasa tiga katering, plus suguhan beragam hidangan ala Eropa dan lokal.

Saking membeludaknya tamu yang hadir, kedua mempelai yang berdiri sejak pukul 10.00, sempat menerima ucapan selamat sambil duduk di pelaminan berdekorasi ala Timur Tengah pada pukul 12.00.

”Tanpa mengurangi rasa hormat, kepada para undangan, kami mohon maaf, kedua mempelai akan menerima ucapan sambil duduk di pelaminan untuk istirahat sejenak,” ujar pembawa acara.

Resepsi juga dimeriahkan hiburan grup nasyid Snada dan The Fikr, serta kelompok Marawis. Sejumlah artis juga tampak hadir, seperti Peggy Melati Sukma dan suami, para bintang serial TV  Republik Mimpi serta produser dan kru film AAC, Kun Faya Kun, dan Ketika Cinta Bertasbih.            

Peggy Melati Sukma saat diminta komentarnya atas pernikahan Hidayat-Diana, mengatakan, ”Kami hanya bisa mengucapkan selamat berbahagia dan langgeng selamanya.”

Bagi Hidayat maupun Diana pernikahan mereka Minggu itu merupakan kali kedua. Mantan Presiden PKS ini sebelumnya beristri Kastian Indriawati yang meninggal dunia 22 Januari 2008. Kastian Indriawati meninggal di Yogjakarta International Hospital akibat penyakit tyroid. Dari pernikahan dengan Kastiani, Hidayat dikaruniai empat anak. 

Sementara Diana adalah seorang janda dengan satu anak angkat. Diana yang keturunan Arab ini saat ini menjabat Direktur Rumah Sakit Ibu dan Anak Aliyah di bilangan Jakarta Timur. (IGN)

 

A A A
komentar anda :
kuple @ Senin, 12 Mei 2008 | 15:03 WIB
selamat pak! gak tahan ya tidur sendirian n kedinginan. hehehe.. maknyuss
Novi @ Senin, 12 Mei 2008 | 14:54 WIB
Selamat buat Pak Hidayat dan Ibu Diana, semoga menjadi pernikahan yang sakinah mawaddah warohmah. Amin ya rabbal 'alamin.
sexy @ Senin, 12 Mei 2008 | 14:20 WIB
selamat ya pak.... wagh enak jg jd pengantin lg
Sichabudin @ Senin, 12 Mei 2008 | 11:16 WIB
Selamat buat DR.Hidayat Nur Wahid
herdani @ Senin, 12 Mei 2008 | 10:09 WIB
selamat buat pak hidayat nurwahid dan ibu diana semoga pernikahan kalian menjadi pernikahan yang bahagia dan barokah untuk selamanya,,amiin,
7 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
 
advertisement
 
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort